Debat, Prabowo: Tidak Perlu Bahasa Inggris

Debat, Prabowo: Tidak Perlu Bahasa Inggris
Pasangan bakal calon Presiden dan Wakil Presiden Prabowo Subianto (tengah) - Sandiaga Uno (kiri) bersama Komandan Satuan Tugas Bersama Partai Demokrat Agus Harimuri Yudhoyono (kanan), memberikan keterangan pers usai melakukan pertemuan di kediaman Susilo Bambang Yudhoyono di Kuningan, Jakarta, 12 September 2018 malam. ( Foto: BeritaSatu Photo / Joanito De Saojoao )
/ YUD Jumat, 14 September 2018 | 21:54 WIB

Jakarta - Bakal calon presiden Prabowo Subianto mengatakan dirinya tidak setuju debat calon presiden-calon wakil presiden menggunakan bahasa Inggris.

"Tidak perlu menggunakan bahasa Inggris," kata Prabowo di kediamannya di Jalan Kertanegara, Jakarta, Jumat (14/9) malam.

Dia menilai lebih baik debat tersebut menggunakan bahasa Indonesia yang merupakan bahasa kebangsaan.

Sebelumnya, koalisi partai politik pengusung pasangan bakal calon presiden-calon wakil presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mengusulkan agar debat capres-cawapres diselingi bahasa Inggris.

"Boleh juga kali ya (debat menggunakan bahasa Inggris). Ya makanya hal-hal rinci seperti itu perlu didiskusikan," kata Ketua DPP PAN Yandri Susanto di Rumah Pemenangan PAN, di Jalan Daksa, Jakarta, Kamis (13/9).

Menurut Yandri tidak masalah jika debat pasangan calon (paslon) menggunakan bahasa Inggris karena pemimpin Indonesia terpilih nantinya akan bergaul dan berbicara di dunia internasional menggunakan Bahasa Inggris.

Dia menilai tidak masalah menggunakan bahas Inggris dalam debat capres-cawapres walaupun dalam UU tentang kebahasaan itu wajib disampaikan dalam pidato resmi.



Sumber: ANTARA
CLOSE