Hadiri Rakornas IV Projo, Jokowi Semangati Relawan

Hadiri Rakornas IV Projo, Jokowi Semangati Relawan
Bakal calon presiden dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Joko Widodo, bersalaman dengan sejumlah warga dan relawan usai mengunjungi dan meresmikan Rumah Jokowi di Posko Relawan Projo, Pancoran Timur, Jakarta Selatan, Jumat (11/4). SP/Joanito De Saojoao. ( Foto: Suara Pembaruan / SP/Joanito De Saojoao )
Carlos KY Paath / FER Minggu, 16 September 2018 | 18:24 WIB

Jakarta - Bakal calon presiden, Joko Widodo (Jokowi) menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) IV relawan Pro Jokowi (Projo) di Jakarta, Minggu (16/9). Jokowi menyemangati seluruh anggota Projo menghadapi Pemilu Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2019.

"Biar rekan-rekan relawan ini memiliki semangat, memiliki militansi yang tinggi,” kata Jokowi kepada wartawan setelah memberikan pengarahan.

Jokowi menuturkan, setiap anggota Projo menginginkan agar kampanye berlangsung kondusif. Dirinya optimistis relawan Projo bukan relawan 'kardus'.

"Mereka ingin berbuat yang baik. Intinya itu. Saya meyakini relawan Projo itu bukan relawan kardus. Betul-betul relawan yang memiliki militansi yang tinggi, semangat yang tinggi, ingin ikut memperbaiki negara negara,” tuturnya.

Jokowi menambahkan, isu suku, agama, ras dan antargolongan (SARA) dipastikan tidak digunakan oleh setiap elemen relawannya. Menurutnya, kampanye Pilpres sepatutnya menjadi ajang adu ide dan gagasan. Ditegaskan, pihaknya selalu menekankan pentingnya membangun rasa optimisme.

"Dari dulu kan kita selalu menyampaikan optimisme, menyampaikan program, apa yang telah kita kerjakan. Saya kira kontestasi ini harus diisi dengan kontestasi adu program, adu ide, adu gagasan. Saya kira itu akan mendewasakan dan mematangkan cara-cara berpolitik di masyarakat," imbuhnya.

Sekadar diketahui, pada Pilpres 2019, Jokowi berpasangan dengan bakal calon wakil presiden Maruf Amin. Sedangkan pesaingnya yakni pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Penetapan resmi calon presiden dan calon wakil prsiden oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) dijadwalkan pada 20 September 2018.



Sumber: Suara Pembaruan