Hasto: Debat Capres Berbahasa Inggris Tidak Cerminkan Budaya Bangsa

Hasto: Debat Capres Berbahasa Inggris Tidak Cerminkan Budaya Bangsa
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto disambut warga saat berkunjung ke NTT, 31 Mei 2018. ( Foto: Beritasatu / Markus Junianto Sihaloho )
Markus Junianto Sihaloho / WBP Minggu, 16 September 2018 | 19:04 WIB

Jakarta ‎- Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo (Jokowi) -Ma'ruf Amin, Hasto Kristiyanto, menyerukan kepada segenap relawan untuk mengkampanyekan kepemimpinan Jokowi-Maruf yang cinta dengan budaya dan sejarah bangsa.

"Relawan harus menyampaikan kepada masyarakat, kita harus bangga dengan kebudayaan kita, kita harus bangga dengan martabat kita sebagai bangsa yang merdeka," kata Hasto Hasto saat menyampaikan pidato deklarasi relawan Barisan Relawan Bhineka Jaya (BaraBaja), di Rumah Aspirasi Relawan Jokowi-Ma'ruf, Amin, di Jakarta Pusat, Minggu (16/9).

Hasto mencontohkan, tim pasangan lawan yang mengusulkan debat capres-cawapres menggunakan bahasa Innggris. Hal itu menunjukkan mereka tidak menganggap budaya dan sejarah bangsa sebagai hal penting yang menjadi kebanggaan anak bangsa. "Rupanya mereka lupa terhadap komitmen satu nusa, satu bangsa, menjunjung tinggi bahasa persatuan yaitu bahasa Indonesia," ujarnya.

Menurut Hasto, hal demikian menunjukkan ketidakpercayaan diri. Sebab orang yang percaya kepada kepribadian bangsa, harus bangga dengan kebudayaan dan tradisi sendiri. ‎"Itulah pemimpin Indonesia Raya, itulah Pak Jokowi dan KH Ma'ruf Amin," tegas Hasto.



Sumber: BeritaSatu.com
CLOSE