KPU Tetapkan 3 Eks Koruptor Jadi Calon Anggota DPD

KPU Tetapkan 3 Eks Koruptor Jadi Calon Anggota DPD
Ilham Saputra. ( Foto: Antara )
Yustinus Paat / WM Kamis, 20 September 2018 | 21:56 WIB

Jakarta - Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan tiga mantan terpidana kasus korupsi menjadi calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) di Pemilu 2019. Ketiganya lolos akibat sebagai dampak putusan Mahkamah Agung (MA) yang membatalkan norma PKPU yang melarang eks koruptor menjadi caleg.

"Ada tiga mantan napi korupsi yang masuk calon anggota DPD," ujar Komisioner KPU Ilham Saputra, di Kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta, Kamis (20/9).

Mantan koruptor yang ditetapkan menjadi caleg DPD, yakni Abdullah Puteh caleg DPD Provinsi Aceh, Ririn Rosyana dari Provinsi Kalimantan Tengah, dan Syahrial Kui Domopou dari Provinsi Sulawesi Utara. Ketiga mengajukan sengketa ke Bawaslu ketika KPU menyatakan ketiganya tidak memenuhi syarat atau TMS.

Bawaslu kemudian mengabulkan gugatan ketiganya dan KPU baru menjalankan putusan Bawaslu setelah ada putusan MA yang membatalkan norma PKPU yang melarang eks koruptor menjadi caleg DPD.

Ilham mengatakan, sebenarnya terdapat 3 bacaleg DPD yang juga merupakan eks koruptor. Namun, KPU menyatakan TMS ketiganya pada saat pendaftaran dan mereka tidak mengajukan sengketa ke Bawaslu.
Ketiganya adalah bacaleg DPD dari Provinsi Sulawesi Tenggara, yakni La Ode Barlun, Masyhur Masie Abunawas, dan A Yani Muluk.

"Jadi selama kemudian dia ajukan ajudikasi, maka kami akomodasi. Tapi yang tidak ajukan ajudikasi tidak kita akomodasi," katanya.

KPU telah menetapkan 807 calon anggota DPD, yang terdiri dari 671 calon anggota DPD laki-laki dan 136 calon anggota DPD perempuan. Mereka tersebar di 24 provinsi di Indonesia.

Dua diantara calon anggota DPD dicoret KPU karena tidak mengirimkan surat pengunduran diri dari pengurus parpol yakni Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang yang mencalonkam dari Provinsi Kalimatan Barat dan Victor Juventus G May yang mencalonkan jadi DPD dari Papua Barat. Victor dikabarkan menjadi pengurus salah satu parpol.



Sumber: BeritaSatu.com
CLOSE