Hashim: Prabowo Hanya Ingin Independen, Bukan Anti-Asing

Hashim: Prabowo Hanya Ingin Independen, Bukan Anti-Asing
Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Hashim Djojohadikusumo memberi paparan dalam kunjungannya ke Kantor Redaksi BeritaSatu Media Holdings, Jakarta, 11 Oktober 2018. ( Foto: BeritaSatu Photo / Uthan A Rachim )
Hotman Siregar / WBP Jumat, 12 Oktober 2018 | 10:54 WIB

Jakarta - Wakil Ketua Dewan Pembina Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra, Hashim Djojohadikusumo menegaskan bahwa calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto tidak antiasing. Menurutnya, ada pihak-pihak tertentu yang sengaja mem-framing bahwa Prabowo antiasing.

“Saya kira Pak Prabowo sudah d- frame oleh pihak tertentu antiasing dan aseng. Saya kira itu sudah fitnah,” ujar Hashim dalam diskusi dengan jajaran redaksi Beritasatu Jl Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Kamis (11/10) sore.

Sepengetahuan Hashim, Prabowo itu tidak pernah antiasing, apalagi antiaseng. Menurutnya, hal itu harus diluruskan supaya tidak ada lagi fitnah berkepanjangan.

Prabowo, kata dia, ingin Indonesia kuat dan tidak tergantung pada pihak tertentu, bukan hanya negara asing, tapi juga lembaga-lembaga asing. “Kita ingin independen. Kita selama ini selalu ketergantungan. Kita tidak pernah real berswadaya ya, real independen atau berdaulat ya. Ini saya kira banyak indikator-indikatornya,” kata dia.

Adik kandung Prabowo itu mengatakan, Prabowo ingin Hashim tetap mendukung penuh pencapresan. Ia juga mengatakan, sejak dulu dirinya merupakan pendukung dan penyandang dana terbesar untuk pencapresan Prabowo.

Namun pencapresan 2019 ini, dominasi pendanaan Hashim tidak begitu besar lagi. Sebab, pencapresan kali ini sudah banyak yang mendukung. “Maksud saya, saya enggak sendiri lagi. Ini perubahan positif bagi kami,” katanya.



Sumber: Suara Pembaruan
CLOSE