Perempuan Harus Aktif di Medsos Menangkan Jokowi-Ma'ruf Amin

Perempuan Harus Aktif di Medsos Menangkan Jokowi-Ma'ruf Amin
Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widod - Ma'ruf Amin, Erick Thohir (palin kanan) berfoto bersama dengan kaum perempuan saat deklarasi Perempuan Keren Bravo 5 untuk Indonesia di Jakarta, Kamis (8/11) ( Foto: Istimewa )
Hendro D Situmorang / AMA Kamis, 8 November 2018 | 20:33 WIB

Jakarta - Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo (Jokowi) - Ma'ruf Amin, Erick Thohir meminta ibu-ibu aktif di media sosial (medsos) dan pergi dari pintu ke pintu untuk menyosialisasikan pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin. Diharapkan, dengan begitu, Jokowi terpilih lagi pada pemilu presiden dan wakil presiden (pilpres) 2019.

“Saat saya baru pertama kali ditunjuk menjadi ketua TKN, saya me-review struktur dengan adanya divisi penggalangan perempuan. Saya berharap perempuan jadi ujung tombak kesuksesan agar Joko Widodo satu periode lagi,” ujar Erick dalam keterangannya pada acara Deklarasi Perempuan Keren Bravo 5 untuk Indonesia yang mendukung pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin, Kamis (8/11).

Perempuan, kata Erick, harus militan dan aktif di sosmed. Namun, bukan untuk bergosip atau pun menyebarkan berita bohong. Sosmed harus memberikan informasi hasil kerja nyata pemerintahan Jokowi. Perempuan juga harus mau turun langsung ke bawah, pergi dari pintu ke pintu.

Erick Thohir yang juga Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI) itu menyampaikan kesannya terhadap sekitar 500 perempuan yang hadir pada acara tersebut. “Saya dan lelaki lainnya terharu, bagaimana ibu-ibu yang hadir di sini dapat menyatakan sikap mendukung pemimpin yang jelas kariernya,” jelasnya.

Menurut Erick, Jokowi bukan hanya figur pemimpin, tetapi juga figur bapak yang sayang kepada istri dan anak, sehingga patut jadi contoh bagi keluarga lain. Selama empat tahun memimpin Indonesia, Jokowi memperhatikan kesehatan dan pendidikan dengan menerbitkan Kartu Indonesia Pintar dan Kartu Indonesia Sehat.

“Dengan dua program kesehatan dan pendidikan tersebut, mendukung generasi muda kita yang nantinya bisa bersaing di persaingan global ini. Itu sudah dibuktikan dengan kesuksesan Asian Games 2018. Bahwa bangsa Indonesia bisa bersaing,” tutupnya. 



Sumber: Suara Pembaruan
CLOSE