Tanggapan Rakyat Sulut pada Sandiaga Uno Sepi

Tanggapan Rakyat Sulut pada Sandiaga Uno Sepi
Arya Sinulingga (kanan). ( Foto: BeritaSatu Photo / Markus Junianto Sihaloho )
Markus Junianto Sihaloho / AMA Kamis, 8 November 2018 | 21:20 WIB

Jakarta - Juru Bicara TKN Jokowi-KH Ma'ruf Amin, Arya Sinulingga menilai, tanggapan publik terhadap pasangan kubu Prabowo-Sandiaga Uno di basis pendukung pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin sangat sepi. Hal itu terlihat saat calon wakil presiden (capres) Sandiaga Uno datang ke Sulawesi Utara.

“Di sana, yang datang sedikit. Responsnya sedikit betul. Itu kenyataan. Senyap betul. Jadi itu fakta. Kubu sebelah menyerang ke sana, ternyata serangannya senyap. Betul-betul senyap. Kabarnya akhirnya ribut, marah-marah, karena tak sesuai target massa yang hadir,” kata Arya sambil memelankan suaranya, Kamis (8/11). Arya mengungkapkan hal itu sekaligus menanggapi pernyataan kubu Prabowo bahwa mereka akan masuk ke lumbung suara pendukung Jokowi.

Arya menyarankan, kubu Prabowo-Sandi tak coba masuk ke lumbung suara Jokowi. Karena nanti akan menemukan kesenyapan yang sama. “Kalau sepi, Pak Prabowo susah banyak ngomong. Kasihan. Saya sarankan jangan. Bagus perkuat saja basis yang dia memang kuat,” tambahnya.

Pada bagian lain ia juga mengomentari Partai Demokrat (PD) yang juga melakukan gerakan senyap mendukung Prabowo-Sandi. Bagi Arya, sejak awal memang PD suka yang senyap-senyap. Di 2014 saja, PD juga tak ikut pilpres.

“Artinya dia senyap untuk partainya, ternyata dia senyap untuk partainya pun, malah raihan suaranya (di 2014) menurun. Ini fakta di lapangan, yang mengatakan bahwa Demokrat tidak ikut pertarungan Pilpres, tapi senyap juga, parlemennya senyap juga. Menurun kursinya," kata Arya sambil tertawa.

Lebih jauh, Arya mengatakan semua parpol di koalisi Prabowo-Sandi memang ogah bekerja. Sebab semuanya sadar bahwa memenangkan Prabowo-Sandi hanya akan menguntungkan Gerindra saja.

Kondisi koalisi Prabowo-Sandi, menurut dia, berbeda dengan kubu Jokowi-KH Ma'ruf Amin. Pasangan nomor urut 01 didukung oleh 9 parpol koalisi yang semua calegnya bekerja. Ketika Jokowi atau KH Ma'ruf Amin datang ke sebuah kota, maka para caleg bekerja untuk mengajak masyarakat.



Sumber: BeritaSatu.com
CLOSE