Politik Genderuwo Diyakini Bakal Pancing Pelaku Propaganda

Politik Genderuwo Diyakini Bakal Pancing Pelaku Propaganda
Joko Widodo. ( Foto: AFP )
Markus Junianto Sihaloho / YUD Jumat, 9 November 2018 | 20:13 WIB

Jakarta - Pernyataan Presiden Jokowi soal politik genderuwo dinilai akan memancing elite-elite yang gemar menebar ketakutan, kebencian, pesimisme, fitnah, dan hoax, untuk keluar dari sarangnya.

Kata Wakil Sekretaris TKN Jokowi-KH Ma'ruf Amin, Raja Julo Antoni, ada elite yang gemar membuat propaganda busuk nihil data, yang bertujuan menebar ketakutan, kebencian, dan pesimisme. Mereka akan segera keluar sarang karena pernyataan Presiden Jokowi.

"Siapa mereka yang disebut politik genderuwo, nanti akan muncul dengan sendirinya karena 'panas'. Rakyat akan melihat, oh ini toh wajah-wajah genderuwo dalam bentuk lain," kata Raja Juli Antoni, Jumat (9/11).

Menurut dia, Jokowi kembali mengingatkan semua rakyat agar politik kita tidak menjadi politik genderuwo, yakni politik manipulatif penuh kebohongan yang pada intinya menakuti-nakuti rakyat

"Politik genderuwo itu seperti menebar pesimisme bahwa Indonesia akan hancur ketika kita sama-sama sedang berjuang untuk memperbaiki. Oleh mereka dihancurkan sekejap dengan narasi bohong dan menyeramkan," kata Antoni.

"Sekali lagi, politik genderuwo itu, selain bahasa simbol, juga sindiran yang menusuk ke jantung pertahanan. Semoga Indonesia selamat dari godaan genderuwo politik yang terkutuk," kata Antoni.



Sumber: BeritaSatu.com
CLOSE