TKN Jokowi-KH Ma'ruf Kumpulkan TKD dari 34 Provinsi

TKN Jokowi-KH Ma'ruf Kumpulkan TKD dari 34 Provinsi
Hasto Kristiyanto. ( Foto: Beritasatu Photo / Markus Sihaloho )
Markus Junianto Sihaloho / WBP Jumat, 7 Desember 2018 | 22:53 WIB

Jakarta - Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-KH Ma'ruf Amin melaksanakan workshop training on trainer (TOT) yang menghadirkan petinggi utama Tim Kampanye Daerah (TKD) dari 34 provinsi di Indonesia. Workshop dilakukan demi menyatukan seluruh energi pemenangan pasangan Jokowi-KH Ma'ruf Amin.

Workshop itu dilaksanakan di Hotel Grand Sahid, Jakarta, mulai Jumat (7/12), dan dihadiri ratusan perwakilan TKD dari 34 provinsi itu. Acara dibuka Sekretaris TKN Hasto Kristiyanto yang didampingi Wakil Ketua Abdul Kadir Karding, Bendahara Sakti Wahyu Trenggono, dan Wakil Sekretaris Verry Surya Hendrawan.

Hasto mengatakan survei menunjukkan bahwa gerak Jokowi-Ma'ruf makin positif. Hal itu dipengaruhi banyaknya kesalahan yang dilakukan kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Di sisi lain, Jokowi mampu menampilkan sosok pemimpin yang merangkul, dan tidak membeda-bedakan setiap warga negara. "Terlebih KH Ma'ruf Amin muncul sebagai sosok ulama yang benar-benar muncul dari bawah. Ini semua menjadi kekuatan kesatupaduan kita," ujar Hasto.

Wakil Ketua TKN Jokowi-Ma'ruf Amin, Abdul Kadir Karding, menyatakan materi TOT itu terdiri dari serangan udara, mengoordinasikan serangan darat, serta konsolidasi kekuatan relawan serta calon anggota legislatif (caleg).

Ke depan, semuanya bisa bekerja dengan strategi serta metode berjalan dari pintu ke pintu (door to door). Kata kuncinya adalah micro targetting yang terinspirasi kebiasaan Jokowi blusukan. "Jadi kita mengonsolidasi teman-teman TKD agar nanti sepulang dari sini mereka memiliki bekal yang cukup, persepsi yang sama, bagaimana memenangkan Jokowi-Kiai Ma'ruf di daerahnya masing-masing," kata Karding.

Karding mengatakan gerakan ini akan mencakup seluruh wilayah Indonesia. Namun diakui penekanan akan diberikan di beberapa daerah seperti Banten, Jawa Barat, dan Sumatera Barat. "Secara umum kita sudah leading agak jauh, lebih dari 20 persenan. Itu berdasar survei yang ada," kata Politikus PKB itu.

Adapun yang dibutuhkan sekarang adalah mensinergikan seluruh gerakan, baik serangan udara dan darat. "Lalu membangun fighting spirit daripada seluruh mesin. baik mesin partai, mesin caleg, sampai relawan," kata dia.

Ketika ditanya cara mereka membuat caleg 9 parpol bekerja sama, sementara di saat sama saling bertarung di pemilu legislatif, Karding menyatakan TKN Jokowi-KH Ma'ruf belajar dari pengalaman sejumlah negara, seperti di Brasil dan Meksiko. Di kedua negara itu, caleg semua parpol bersedia turun ke lapangan. Maka itu, strategi yang dipakai adalah kampanye door to door.

"Kami semua punya komunikasi dan koordinasi antarcaleg. Semua bersikap bahwa seluruh partai di koalisi ini harus lolos ke DPR, harus menang. Itu artinya kami akan saling bahu membahu, saling bantu membantu. Menang tanpa saling menggerogoti, menang karena saling mendukung," bebernya.



Sumber: BeritaSatu.com
CLOSE