Cuplikan dalam film Habibie-Ainun
"Yang kita saksikan tadi penuh dengan pembelajaran, serta nilai-nilai yang patut untuk kita contoh."

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Ibu Negara Ani Yudhoyono meneteskan air mata usai menonton film "Habibie dan Ainun" di Bioskop XXI Mall Epicentrum Walk, Jakarta, hari ini.

Setelah film berdurasi dua jam tersebut rampung, SBY terlihat mengusap kedua matanya dengan tangan, kemudian mengelap wajahnya dengan sapu tangan. Tak ketinggalan, sang istri Ani yang duduk di sampingnya, juga terlihat mengusap air mata dari wajahnya.

Di dalam sambutan di dalam ruang bioskop, SBY menyatakan rasa harunya setelah menonton film besutan sutradara Faozan Rizal yang menceritakan kisah cinta bekas Presiden RI, BJ Habibie, dan Hasri Ainun itu. Bahkan, sebelum mengucapkan sambutan, SBY meminta hadirin untuk mengheningkan cipta dan memanjatkan doa kepada Ainun yang meninggal dunia pada 2010 lalu.

Selanjutnya, SBY pun memberikan pujiannya terhadap film produksi MD Entertainment yang dibintangi oleh Reza Rahadian dan Bunga Citra Lestari (BCL) ini.

"Yang kita saksikan tadi penuh dengan pembelajaran, serta nilai-nilai yang patut untuk kita contoh. Patut diketahui dan diteladani oleh siapa pun di negeri tercinta ini, karena sifatnya yang universal dan berlaku untuk semua," ujar SBY di hadapan hadirin, hari ini.

SBY mengaku melihat Habibie dan Ainun sebagai pasangan yang penuh dengan kasih sayang, saling berbagi, dan penuh kepedulian sejak awal hingga akhir perjalanan pasangan ini.

Pelajaran yang penting, menurut SBY, salah satunya adalah bagaimana menjalani kehidupan rumah tangga.

Tidak hanya itu, menurut SBY lagi, pelajaran yang patut dipetik oleh rakyat Indonesia terutama generasi muda dari film ini, adalah bagaimana meneladani kekuatan Habibie yang memiliki visi dan energi yang kuat.

"Can do spirit. Never give up, tidak pernah menyerah. Saya kira (itu) bukan hanya karakter bagi pemimpin, tapi (bagi) siapa pun. Dalam kehidupan berumah tangga di masyarakat luas, apalagi sebagai pemimpin dan sebagai pemimpin di tingkat puncak," kata SBY, yang nonton mengenakan kemeja batik berwarna hijau.

Tidak lupa, SBY menyatakan rasa bangganya terhadap Presiden RI ketiga tersebut. Menurutnya, Habibie adalah pemimpin yang telah ikut mengukir sejarah utamanya pada masa yang menentukan yaitu masa reformasi.

"Keteguhan Bapak (Habibie) pada reformasi, sikap ksatria tidak memilih jadi presiden untuk kebaikan bangsa yang lebih besar, ini pesan yang luar biasa," ujar SBY.

SBY pun mengaku lantas bisa merefleksikan kehidupannya sebagai Presiden saat ini, dalam beberapa bagian di film tersebut. Ada beberapa fragmen yang menurutnya menunjukkan kehidupan berbeda sebagai seorang pemimpin negara.

Sementara, kepada para insan kreatif pembuat film ini, SBY juga mengungkapkan apresiasinya, sekaligus menyatakan harapan agar perfilman Indonesia tambah maju dan unggul.

SBY dan Ani pun lantas menyempatkan diri berbincang-bincang dengan aktor pemeran utama film "Habibie dan Ainun", yakni Reza dan BCL.

Penulis: /SES