Megawati Soekarnoputri bersama lima pemenang Megawati Soekarnoputri Award di Jakarta, Kamis (6/12)
Menurut Puan, sejak kecil dia terimbas akan manis getir kehidupan politik orangtuanya

Ketua Fraksi PDI-P Puan Maharani, berbicara mengenai sedikit kehidupan rumah tangga orangtuanya, mengaku bahwa Megawati Soekarnoputri dan Taufik Kiemas sering bertengkar jika bicara mengenai politik.

"TK dan Mega sering bertengkar kalau bicara politik," kata Puan, sewaktu memberi sambutan pada acara perayaan ulang tahun TK ke-70 sekaligus  peluncuran buku TK berjudul "Gelora Kebangsaan Tak Kunjung Padam" di  Jakarta, Senin (31/12).

Menurut Puan, sejak kecil dia terimbas akan manis getir kehidupan politik orangtuanya. Sebagai bungsu tiga bersaudara, Puan kerap ditinggal pergi orangtuanya. Namun, Puan menilai, dalam segi politik keduanya merupakan dwi tunggal.
 
"Pak TK dikatakan salah satu orang yang ekspresif dan egaliter. Ibu Mega ada yang bilang introvert dan tidak banyak bicara, tetapi mereka satu kesatuan dwi tunggal yang saling mendukung dan melengkapi. Tanpa mereka menjadi kesatuan akan ada yang kurang dan bagaimana memperjuangkan politik ke depan," kata Puan berbicara sambil menitikkan airmata.

Ketika terjun ke dunia politik, Puan mengaku terkejut dan mendapatkan tugas berat untuk melobi ketika TK diusulkan PDI-P sebagai Ketua MPR. Apalagi, perjalanan TK untuk menjadi sebagai Ketua MPR tidak mudah. Tekanan semakin besar ketika Ketua Umum PDI-P Megawati mengkehendaki TK terpilih secara aklamasi.

"Alhamdullilah terpilih. Saya tanya kepada Ibu Mega kenapa akhirnya mama izinkan papa untuk jadi Ketua MPR. Kalau tidak salah jawabannya siapa lagi yang kita harapkan bisa jadi NKRI ini kalau bukan papa kamu," kenang Puan.

Omongan Megawati diketahui Puan, ketika melihat kenyataan TK yang begitu aktif dalam diskusi-diskusi menjaga keutuhan bangsa ke depan. Hingga  muncul ide mesosialisasikan 4 pilar kebangsaan.

"Saya berharap kita semua seluruh rakyat bisa bawa 4 pilar ini jadi pengangan hidup kita menuju masa depan yang lebih baik bagi bangsa ini," ujarnya.

 

 


Penulis: