Logo PDI Perjuangan.
PDIP juga tetap membuka kesempatan bagi caleg-caleg dari unsur eksternal partai sepanjang memenuhi syarat yang ditentukan.

Wakil Sekjen Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Ahmad Basarah mengatakan, dalam penyusunan Caleg, PDIP akan memprioritaskan stok yang cukup banyak dari kalangan kader internal.

Pemilihan konsep itu dikarenakan, kader tersebut telah digembleng dan ikut berjuang bersama-sama membesarkan partai.

"PDIP utamakan kader internal. Tapi PDIP juga tetap membuka kesempatan bagi caleg-caleg dari unsur eksternal partai sepanjang memenuhi syarat yang ditentukan oleh partai, baik syarat ideologis maupun teknis," katanya di Jakarta, Selasa (15/1).

Akan tetapi, lanjut dia, PDIP tidak mungkin membuka lowongan Caleg seperti membuka lowongan pekerjaan di perusahaan-perusahaan. Sebab, seleksi caleg memang bukan seperti merekrut karyawan atau pegawai.

"Yang akan kami rekrut adalah calon-calon pejuang dan pemimpin bangsa. Bukan mereka yang sedang mencari lowongan pekerjaan," tegas anggota Komisi III DPR ini.

Dia menambahkan, pengujian materi ideologis, nasionalisme dan patriotisme disamping keahlian harus tetap dilaksanakan.

"Caranya adalah kami melakukan pengamatan dan penelitian secara tertutup terhadap setiap  kader bangsa terbaik untuk kemudian diundang secara khusus agar mau mendaftar menjadi Caleg PDIP," imbuhnya.

Sedangkan, Wakil Sekjen Partai Demokrat (PD) Saan Mustopa mengungkapkan, PD bakal meningkatkan  kualitas kader internal. Namun, PD juga akan merekrut bakal caleg dari  kalangan akademisi dan aktivis.

"Kalau ambil dari luar, kita pilih mereka yang selama aktif di politik misalnya dari aktivis dan akademisi.  Kita ingin lebih substatif, lembaga DPR harus lebih kuat sebagai pilar demokrasi," ungkapnya.

Penulis: /WBP