Ketua Fraksi PKB Marwan Jafar (kiri)
Pemerintah harus bisa menyelesaikan permasalahan banjir dalam jangka panjang

Marwan Jafar, Anggota Komisi V  DPR yang membidangi infrastruktur, mendesak pemerintah agar segera melakukan tindakan nyata untuk mengatasi banjir di Jakarta. Pemerintah diminta jangan hanya mencari solusi jangka pendek dengan menyediakan penampungan untuk pengungsian dan memberikan bantauan obat-obatan dan makanan.

"Tapi lebih dari itu, pemerintah harus bisa menyelesaikan permasalahan banjir dalam jangka panjang, bahkan membebaskan ibu kota dari banjir," seru Marwan, dalam keterangannya kepada wartawan di Jakarta, Kamis (17/1).

Bagi  Marwan, ada beberapa solusi mengatasi banjir di Jabodetabek. Yakni normalisasi kali yang melintas di Jabodetabek, misalnya Kali Ciliwung, Kali Pesanggrahan, Kali Krukut, dan Kali Cisadane.

"Karena kali yang sudah menyempit juga karena adanya pembangunan rumah di sepanjang bantaran kali yang menyalahi fungsinya," ujar Ketua Fraksi PKB di DPR itu.

Marwan melanjutkan langkah selanjutnya adalah normalisasi drainase di Jakarta yang sudah tidak normal bahkan mampet. Selama ini Pemerintah Provinsi DKI Jakarta lamban dalam menanganinya.

"Jika  perlu ada pelebaran drainase agar disesuaikan dengan debit curah hujan yang sudah tidak bisa diprediksi lagi saat ini," ujarnya.

"Membuat  bendungan dan tanggul sungai. Sepanjang sungai harus dibuat tanggul  yang tinggi agar air tidak meluber keluar jika terjadi hujan dan harus  dibuatkan bendungan di daerah-daerah tertentu untuk menampung datangnya  air hujan yang besar," tambahnya.

Lebih lanjut Marwan mengatakan, banjir di Jakarta juga disebabkan minimnya ruang terbuka hijau (RTH) di Jakarta. Oleh sebab itu, sangat diperlukan untuk merehabilitasi daerah  RTH.

"Di DKI dan sekitarnya saat ini masih kekurangan 20 persen  RTH, bahkan bisa lebih dari itu, sebuah angka yang bisa dibilang besar jika dibandingkan dengan dampak yang diakibatkan," ujar Marwan.

Yang  terpenting, kata Marwan, adalah menumbuhkan kesadaran masyarakat akan  pentingnya mencegah terjadinya banjir. Misalnya dengan memberikan penyuluhan agar tidak membuang sampah sembarangan dan tidak mendirikan bangunan di sepanjang bantaran kali.

"Misalnya rencana tata ruang wilayah harus ditegakkan dengan cara apapun. Tidak ada toleransi terhadap yang melanggarnya. Karena tanpa itu mustahil banjir di Ibukota ini akan bisa di atasi dengan cepat," kata Marwan.

Penulis: