Salah Satu Rumah Sederhana yang dibangun Pengembang

Kolaka - Kementerian Perumahan Rakyat (Kempera) akan membantu rumah warga yang tidak layak huni di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra) sebanyak 5.000 unit pada tahun 2013.

Kepala Badan Perencanaan Daerah (Bappeda) Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra), Fachruddin Rahim di Kolaka, Jumat mengatakan, bantuan itu bersifat stimulan perumahan swadaya (BSPS) seperti tahun 2012.

"Tahun ini rencananya mendapat bantuan 5.000 unit rumah tidak layak huni menjadi layak huni dari Kemenpera yang tersebar pada beberapa wilayah desa dan kelurahan di Kabupaten Kolaka," ujarnya.

Menurut Fachruddin, pada tahun sebelumnya pihak Bappeda mengusulkan bantuan sebanyak 12.000 unit rumah kepada Kemenpera, namun yang lolos secara administrasi hanya 4.627 unit.

"Sedangkan sisanya sekitar 8.000 unit akan dibantu pada tahun 2013. Itu pun hanya 5.000 unit sementara sisanya dibangun kerja sama dengan Pemda Kolaka yang akan menanganinya," ujar Fachruddin yang juga ketua PSSI Kolaka itu.

Mengenai ada sekelompok kecil masyarakat yang merasa keberatan dengan bantuan itu kata dia, pihaknya untuk sementara menghentikan dulu karena harus menyelesaikan beberapa persoalan yang disuarakan oleh elemen masyarakat terkait bantuan tersebut.

"Untuk sementara kami stopkan dulu, karena banyaknya demonstrasi terkait bantuan BSPS ini kepada masyarakat melalalui Bappeda," terang Fahruddin.

Untuk itu, Bappeda Kolaka akan melakukan evaluasi kepada pihak pendamping kegiatan ini terkait bantuan Kemenpera kepada masyarakat yang diduga ada pihak yang melakukan penyelewengan dana bantuan ini seperti yang disuarakan beberapa aktivis Mahasiswa dan LSM.

"Jika memang terbukti ada penyelewengan, maka itu harus dikembalikan ke Kementerian dan jika tidak dikembalikan maka pihak Bappeda akan melaporkan dan membawanya ke ranah hukum sesuai dengan surat dari Kementerian," tegasnya

Penulis: Feriawan Hidayat/FER