Ilustrasi mesin cuci.

Mungkin pekerjaan kita akan lebih mudah jika mesin pencuci pakaian alias mesin cuci bisa mencuci dirinya sendiri. Tapi mesin cuci juga butuh perawatan setelah bekerja membersihkan pakaian serta aneka kain di rumah Anda, lho.

Kotoran yang menumpuk hasil dari proses pencucian pakaian kalau tak dibersihkan dengan rutin bakal menambah beban kerja mesin dan akhirnya membuat hasil cucian tak bersih dan efektif seperti ketika baru datang dari toko.

Dalam mesin cuci menumpuk deposit air kotor hasil cucian, bahan kimia, mineral serta sabun yang terakumulasi setiap harinya. Untuk membersihkan mesin cuci, Anda bisa mengikuti langkah-langkah berikut.

1. Aturlah mesin cuci dengan penyetelan normal menggunakan air panas. Tuangkan dua cangkir cuka atau dua cangkir jus lemon ke dalam air. Biarkan mesin cuci melakukan pencucian sebagaimana biasanya.

2. Biarkan mesin cuci melakukan siklus mencuci menggunakan air panas. Metode ini akan merontokkan kotoran, sabun serta aneka deposit yang mengendap di dalam mesin cuci.

3. Lepaskan dispenser softener saat siklus pencucian dengan air panas selesai. Rendamlah dispenser tersebut dalam baskom air panas dan berikan beberapa tetes sabun cuci piring.
Bersihkan dispenser itu menggunakan spons. Angkat dari baskom kemudian bilas dengan air lalu keringkan dengan kertas tisu kemudian kembali pasang.

4. Seka dispenser pemutih dan tutup tabung dengan cairan pembersih serba guna yang terbuat dari satu cangkir cuka dan dua cangkir air.

Basuh serta bersihkan dengan tisu kertas dan gunakan cotton buds untuk membersihkan daerah yang sulit dijangkau seperti celah-celah di mesin cuci.

5. Kembali nyalakan mesin cuci untuk melakukan pencucian dengan siklus biasa menggunakan air panas. Kali ini jangan tambahkan cuka atau jus lemon ke dalam mesin cuci. Tahapan ini dilakukan untuk membilas kotoran, sisa sabun serta mineral.

6. Untuk membersihkan bagian luar, Anda bisa mengelapnya menggunakan kain halus yang telah dicelupkan ke dalam cuka.

Setelah dibersihkan, cobalah memeriksa selang serta daerah lain dan pastikan tak ada keretakan, bagian longgar atau hal lain yang membutuhkan penggantian komponen.

Penulis: Yudo Dahono/YUD

Sumber:eHow