Impresi Artis Apartemen Cinere Bellevue yang dikembangkan oleh PT Megapolitan Development Tbk

Jakarta - Tingginya animo masyarakat terhadap produk properti di kawasan Cinere, Depok, membuat PT Megapolitan Development Tbk menjadikan Cinere sebagai pengembangan properti utama, dibandingkan dengan kawasan lainnya.

"Kita ini kan besar di kawasan Cinere, tentu kami kami tetap fokus untuk pengembangan Cinere sebagai kawasan properti utama perusahaan, sehingga banyak proyek milik kami banyak dibangun dikawasan Cinere ini," kata Melani Lowas Barak Rimba, Direktur Utama PT megapolitan Development Tbk, usai penanaman pohon langka di Graha Cinere, Senin (22/4).

Lebih lanjut Melani mengatakan, untuk tahun ini pihaknya tengah mengerjakan sejumlah proyek properti di kawasan Cinere, mulai dari apartemen, mal, perumahan, dan sejumlah tempat komersial lainnya.

Menurut dia, tingkat permintaan (demand) konsumen dikawasan Cinere sangat tinggi. Salah satu contoh dari hal ini, seperti proyek rumah toko (ruko) One Cinere Comercial Park, ketika dibuka dalam waktu dua minggu langsung habis terjual.

"Memang harga ruko kita harganya masih jauh lebih murah dibandingkan kawasan lainnya di Jakarta dan sekitarnya, anatara Rp4 miliar sampai Rp5 miliar, sedangkan ruko dikawasan Cinere ini harga setiap unit ruko yang ditawarkan pada kisaran Rp2 miliar-Rp3 milliar saja,” ujarnya.

Apalagi, lanjutnya, ruko One Cinere Comercial Park hanya 30 unit dan ditargetkan proyek tersebut akan rampung di awal 2014.

Pada tahun ini juga, kata Melani, pihaknya akan menghadirkan perumahan baru yang terletak di Graha Cinere bernama Cinere Park View.

Luas lahan yang sedang disiapkan untuk perumahan residence di Graha Cinere capai 7 hektar. Rencananya akan dibangun bertahap dengan total 350 unit. Ditargetkan hasil penjualannya capai Rp400 miliar.

"Harga setiap unitnya kami perkirakan Rp650 jutaan sampai Rp900 juta, mulai dari tipe 45/105 meter persegi, sampai dengan tipe 70/120 meter persegi," ujarnya.

Sementara untuk apartemen Cinere Bellevue Suite yang telah diluncurkan sejak tahun lalu, saat ini telah mengalami kenaikan harga yang cukup signifikan sebesar 20%.

"Sekarang ada kenaikkan dalam jangka waktu 6 bulan ini sebesar 20%," ujarnya.

Apartemen ini dibangun dua tower dimana, tower A ini sudah habis terjual (sold out) dan tower B sebanyak 60% dari total unit yang ditawarkan sudah habis terjual. Proyek apartemen ini ditargetkan akhir 2014 sudah bisa diserahterimakan.

"Total unit apartemen ini sekitar 1080 unit dengan mulai harga Rp200 jutaan," jelasnya.

Investor Daily

Penulis: IMM/FER

Sumber:Investor Daily