Press Confrence and Signing Ceremony The Sidji Hotel dengan Maven Group, di Jakarta, Selasa (25/6).
The Sidji Hotel Pekalongan

Jakarta - The Sidji Hotel Pekalongan, hotel berbintang empat menggandeng Maven Group, operator hotel lokal untuk mengelola hotel di Pekalongan.

Direktur The Sidji Hotel Yenny Setia Widjaya mengatakan, kota Pekalongan Jawa Tengah, sering menjadi destinasi para wisatawan, baik untuk kepentingan bisnis maupun juga liburan.

"Aktifitas para wisatawan di Pekalongan kini semakin mudah dan nyaman dengan layanan hotel butik berbintang empat The Sidji Hotel," kata Yenny, dalam acara Press Confrence and Signing Ceremony, di Jakarta, Selasa (25/6).

The Sidji hotel ini memadukan kearifan warisan budaya khas Pekalongan dengan karakteristik modern. Pada tampilan arsitektur, perpaduan tersebut terwujud dalam bangunannya. Dimana hotel ini hanya memiliki 5 lantai dengan total 80 unit kamar, setiap kamarnya di rancang dengan sentuhan modern dengan mempertahankan unsur tradisional.

"Kami sepakat mempertahankan arsitektur asli dari bangunan utama, karena rumah ini menjadi saksi dari nilai budaya dan keluarga selama empat generasi," kata Yenni.

Untuk menjaga dan mempertahankan keramahtamahan yang akan di sajikan, The Sidji hotel menjalin kerjasama dengan Maven Hotel & Resort untuk mendukung kualitas layanan terbaik, serta memastikan kepuasan pelanggan dan karyawan.

"Kami melihat, Maven ini sudah terkenal di Internasional dan 100% adalah Indonesia," kata Direktur PT Goldhotelier Felicia Nugroho.

Karena finsipnya adalah memberikan pelayanan maksimal, dan Maven sudah punya nama, sehingga perlu menggandeng Maven untuk mengelola hotel ini. Selain itu, juga Pekalongan sebagai kota Batik, menjadi ciri khas hotel ini. "Kita targetkan pada November 2013 nanti bisa beroperasi," kata dia.

GM Sales, Marketing dan Partnership Lia Nadyasari mengatakan, pihaknya mendapat kepercayaan dari perusahaan untuk mengelola hotel ini, apalagi hotel ini menggunakan konsep batik. "Pekalongan ini sedang tumbuh pesat, dan kita optimis kawasan Pekalongan ini banyak wisatawan yang berdatangan ke kota batik ini," katanya.

Ia menilai tingkat okupansi dikawasan Pekalongan ini rata rata capai 65% sampai 75%. Pada saat lounching nanti hotel ini dibuka pada harga Rp400 ribu sampai dengan Rp480 ribu.

Investor Daily

Penulis: IMM/FER

Sumber:Investor Daily