Summarecon Optimistis Sektor Properti Akan Bangkit i

Direksi Summarecon memberikan keterangan kepada jurnalis dalam Public Expose di Klub Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis (15/6) siang.

Oleh: Carlos Roy Fajarta / FER | Kamis, 15 Juni 2017 | 14:07 WIB

Jakarta - Pembangunan infrastruktur yang dilakukan pemerintah, membuat pelaku usaha properti tetap optimis dengan pertumbuhan ekonomi dan pangsa pasar.

"Tahun lalu, ada beberapa hal yang membuat ketidakpastian dan membuat investor menunda investasi. Namun, di tahun ini kita optimistis sektor properti akan lebih baik," ujar Presiden Direktur PT Summarecon Agung, Adrianto Pitoyo Adhi, saat Public Expose PT Summarecon Agung Tbk, di Klub Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis (15/6) siang.

Menurut Adrianto, sejumlah proyek yang dikembangkan oleh pihaknya, seperti Summarecon Kelapa Gading, dilewati pembangunan infrastruktur LRT dan ruas tol dalam kota. "Kemudian, di Karawang dan Bandung yang juga dilewati high speed train," paparnya.

Selain itu, lanjut dia, di kawasan Bekasi juga akan segera rampung LRT dari Bekasi Timur ke Cawang kemudian menyambung ke Tanah Abang, serta jalur selatan ke arah Cibubur, dan adapula Tol becakayu di samping Kalimalang.

"Kelonggaran LTV, pajak PPH jadi 2,5 persen, dan berbagai kebijakan ekonomi yang mendorong rebound bisnis properti, target pertumbuhan ekonomi pemerintah sebesar 5 persen hingga 5,4 persen, dan yang paling utama adalah pembangunan infrastruktur," tambahnya.

Sementara itu, Direktur Finance PT Summarecon Agung Tbk, Michael Yong, menyebutkan, pihaknya kedepan akan membangun empat proyek baru yakni dua proyek mal serta dua proyek hotel dan resort.

"Kita ada resort baru bernama Movenpick Resort and Spa di Jimbaran Bali meski segmen tidak besar tapi cukup menjanjikan. Tahun ini dan tahun depan kita mengantisipasi pada stabilitas sosial politik dan kebijakan perpajakan pemerintah," katanya.




Sumber: Suara Pembaruan
ARTIKEL TERKAIT