SGCPI Yakin Pasar Drywall Bakal Bergairah

Managing Director PT Saint-Gobain Construction Products Indonesia (SGCPI), Hantarman Budiono, bersama Marketing Director PT SGCPI, Won Siew Yee, saat acara buka puasa bersama media di Hotel Grandhika, Blok M, Jakarta Selatan, Kamis, 15 Juni 2017. (Beritasatu Photo/Feriawan Hidayat)

Oleh: Feriawan Hidayat / FER | Kamis, 15 Juni 2017 | 22:23 WIB

Jakarta - Produsen bahan bangunan Gyproc, PT Saint-Gobain Construction Products Indonesia (SGCPI) optimistis pasar drywall di tahun ini lebih baik dibandingkan sebelumnya.

Managing Director PT SGCPI, Hantarman Budiono, mengatakan, peluang penggunaan papan gypsum dan drywall system akan terus meningkat. Terlebih, sejumlah proyek konstruksi dan properti tengah gencar dibangun, yang membuat industri bahan bangunan ikut menggeliat.

"Oleh karenanya, kami memiliki keyakinan bisnis papan gypsum dan drywall system akan terus meningkat dari tahun sebelumnya," kata Hantarman, saat acara buka puasa bersama media di Hotel Grandhika, Blok M, Jakarta Selatan, Kamis (15/6).

Sebagai bahan bangunan interior, lanjut dia, pangsa pasar drywall berbahan gypsum berpeluang terus tumbuh. Drywall sendiri, kata Hantarman, merupakan istilah untuk dinding dari bahan kering non perekat semen.

"Untuk dalam negeri, potensi pasarnya masih banyak yang bisa digarap. Kami optimistis, akan ada peningkatan. Terlebih, di tahun lalu kami juga berhasil memenuhi target, dengan pertumbuhan sekitar 20 persen," ungkapnya.

Hantarman menyebutkan, sekarang ini telah banyak proyek high rise seperti apartemen, perkantoran dan hotel, yang memilih untuk menggunakan drywall.

"Drywall menjadi alternatif karena pemasangannya lebih cepat, dan lebih bersih dibanding dinding konvensional. Penggunaan bahan bangunan ramah lingkungan ini, juga mampu mendorong efisiensi dari sisi biaya tenaga kerja dan waktu pengerjaan," jelas Hantarman.

Marketing Director PT SGCPI, Won Siew Yee, menambahkan, dalam era modern sekarang ini, penggunaan dinding kering semakin diminati karena bisa diaplikasika sebagai dinding untuk ruangan di rumah, hotel, rumah sakit, apartemen, sekolah, hingga gedung bioskop.

"Patut diingat, Gyproc telah berkomitmen untuk meminimalkan dampak produk dan sistem pada lingkungan, serta terus memberikan solusi dan layanan inovatif yang kami miliki," kata Won Siew Yee.

Selain itu, kata dia, PT SGCPI juga turut berpartisipasi dalam target Saint-Gobain dalam hal pengurangan 15 persen penggunaan energi, pengurangan 20 persen emisi CO2, pengurangan separuh sampah yang tidak dapat didaur ulang, pengurangan 80 persen debit air, dan limbah air pada indstri.

"Tidak hanya itu, sebagai bentuk apresiasi kepada pelaku di industri bahan bangunan, khususnya aplikator, PT SGCPI juga mendukung kegiatan Mudik Lebaran 2017, dengan memberangkatkan sekitar 200 aplikator," tambahnya




Sumber: BeritaSatu.com
ARTIKEL TERKAIT