Pangsa Pasar Perumahan MBR Masih Potensial i

Ilustrasi perumahan

Oleh: / FER | Minggu, 18 Juni 2017 | 15:31 WIB

Palangka Raya - Asosiasi Pengembang dan Pemasar Rumah Nasional (Asperumnas) Provinsi Kalimantan Tengah diminta ikut menyukseskan program pemerintah pengadaan sejuta rumah.

"Kami mengajak seluruh anggota di Kalteng untuk sebanyak-banyaknya membangun rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Program pembangunan MBR melalui KPR bersubsidi ini juga bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam penyediaan satu juta rumah," ujar Ketum DPP Asperumnas, Arief Suryo Handoko, di Palangkaraya, Minggu (18/6).

Untuk itu, lanjut dia, pihaknya juga meminta seluruh anggota Asperumnas untuk konsisten, konsekuen dan semangat dalam melaksanakan visi dan misi.

"Sehingga, nantinya menjadi organisasi profesi pengembang dan pemasar properti militan, handal dan kuat," tambahnya.

Arief mengingatkan, membangun rumah MBR dukungan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) adalah kebanggan dan sekaligus kehormatan sebagai anak bangsa.

"Karena melalui progam tersebut, seluruh anggota Asperumnas turut aktif dalam pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat berpenghasilan rendah khususnya melalui penyediaan rumah murah," katanya.

Seluruh anggota Asperumnas, kata Arief, diminta untuk tidak takut dalam membangun rumah MBR karena masih banyak masyarakat Indonesia baik pegawai negeri, pegawai swasta, aparat penegak hukum dan golongan masyarakat lain yang belum memiliki rumah tinggal pribadi.

"Artinya, pangsa pasar perumahan MBR bersudsidi ini memiliki pangsa pasar yang masih potensial sehingga para pengembang dan pemasar properti tidak akan kesulitas mencari sasaran calon konsumen," tambahnya.




Sumber: ANTARA
ARTIKEL TERKAIT