Paving Ramah Lingkungan Karya Mahasiswa UMM

Mahasiswa UMM berhasil menciptakan paving ramah lingkungan dari sampah plastik. (Beritasatu Photo/Istimewa)

Oleh: Feriawan Hidayat / FER | Jumat, 11 Agustus 2017 | 16:12 WIB

Malang - Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan sebuah program dari Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) yang dilakukan untuk mengabdi kepada masyarakat demi memperbaiki keadaan desa yang kurang sejahtera.

KKN UMM tahun ini disebar di desa-desa di beberapa kabupaten di Jawa Timur (Jatim). Salah satunya di desa Tulungrejo, Ngantang, Kabupaten Malang oleh Kelompok KKN 18 UMM.

Ketua Kelompok KKN 18 UMM, Dicky Alreandy, mengatakan, program yang diberikan untuk masyarakat sangat beragam. Salah satunya, pengolahan sampah plastik menjadi paving.

"Sampah sudah menjadi sebuah momok yang menghantui setiap kota yang ada di Indonesia. Oleh sebab itu, kami menguji coba limbah plastik sebagai bahan dasar paving ramah lingkungan," kata Dicky di Ngantang, Malang, Jumat (11/8).

Menurutnya, program pengolahan sampah plastik tersebut berawal dari kepedulian para mahasiswa KKN 18 UMM terhadap sampah plastik yang kurang dimanfaatkan oleh warga Desa Tulungrejo.

"Paving yang kami ciptakan tidak kalah kualitasnya dengan paving yang dijual di pasaran, selain kuat paving yang memanfaatkan limbah plastik ini juga anti air dan bahan baku mudah untuk didapat," jelasnya.

Ketua Divisi Lingkungan Kelompok KKN 18 UMM, Rinaldy Rasyid, mengatakan, cara pengolahan sampah plastik menjadi paving cukup mudah, hanya dengan membakar sampah plastik hingga meleleh kemudian dituangkan ke dalam cetakan paving yang terbuat dari besi.

"Sampah yang dibakar sebelumnya harus melalui proses pencucian dan pengeringan terlebih dahulu, agar tidak ada sisa-sisa tanah yang menempel," terangnya.




Sumber: BeritaSatu.com
ARTIKEL TERKAIT