James Riady: Pasar Properti Indonesia Paling Menjanjikan

Chairman Lippo Group James T. Riady (kedua kanan), didampingi Founder Intiland Development Hendro Gondokusumo (kanan), Founder Jababeka SD Darmono (kedua kiri), dan Direktur Utama BTN Martono saat talkshow properti The Rising Star pada acara BTN Golden Property Awards 2017 di Jakarta, 11 September 2017. (BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal)

Oleh: Feriawan Hidayat / FER | Selasa, 12 September 2017 | 00:42 WIB

Jakarta - Chief Executive Officer (CEO) Lippo Group, James Riady, mengatakan, pengembang harus memiliki terobosan dalam menyediakan perumahan yang terjangkau bagi masyarakat. Terlebih, Indonesia masih dihadapkan pada masalah ketersediaan perumahan (backlog) yang jumlahnya mencapai 11,4 juta unit.

"Apabila defisit perumahan banyak, tentunya harus ada terobosan dari kalangan pengembang. Lippo sendiri ada di koridor Cikampek sudah 25 tahun. Izinnya sendiri sudah ada," ujar James Riady dalam acara BTN Golden Property Awards 2017, di Jakarta, Senin (11/9).

Sebenarnya, kata James Riady, kondisi ekonomi dunia dan Indonesia sudah mulai kembali membaik. Pasar properti di Indonesia, lanjut dia, merupakan pasar yang paling menjanjikan di kawasan ASEAN. "Sayangnya, dengan tingkat permintaan yang tinggi belum diimbangi dalam hal penyediaan atau supply rumah," kata dia.

Menurutnya, semua indikator makro ekonomi yang ada di Indonesia meningkat. "Kita bisa lihat kebutuhan itu masih besar. Tetapi, harga rumah tidak terjangkau," jelasnya.

Melihat potensi yang sedemikian, lanjut James, Lippo memutuskan untuk membangun Meikarta, sebagai kota mandiri baru di timur Jakarta yang diyakini bakal menjadi jantung perekonomian baru karena didukung kawasan-kawasan industri yang berlokasi Bekasi dan Kawarang.

"Membangun perumahan tentunya tidak bisa dipisahkan dari kebutuhan investasi infrastruktur. Untuk cost recovery-nya semakin luas tentu makin berat. Makanya, sudah saatnya kita kembali terjun dan ambil inovasi," kata James.




Sumber: BeritaSatu.com
ARTIKEL TERKAIT