Panangian: Kejutan, Harga Hunian di Meikarta Terjangkau

Sebagian area mega proyek Meikarta dilihat dari udara. (BeritaSatu Photo/mohammad defrizal)

Oleh: Totok Subagyo / AB | Kamis, 14 September 2017 | 08:52 WIB

Jakarta - Pengamat properti Panangian Simanungkalit mengapresiasi langkah bisnis Grup Lippo yang membangun kota baru di timur Jakarta, tepatnya di wilayah Cikarang, Bekasi, Jawa Barat.

“Bagi saya, yang mengejutkan adalah kebijakan Grup Lippo menjual apartemen dalam kota baru yang berada masih di wilayah Jadebotabek dengan harga yang terjangkau, Rp 127 jutaan. Dalam perjalanan 67 tahun bisnisnya, baru kali ini Grup Lippo menggarap proyek properti dengan harga terjangkau untuk kelas menengah-bawah,” ujar Panangian di Jakarta, Rabu (13/9).

Menurut Panangian, penawaran Grup Lippo ini memberikan kesempatan kepada masyarakat kelas menengah-bawah untuk bisa memiliki apartemen di lingkungan berstandar tinggi.

“Pertanyaannya, seberapa banyak Grup Lippo memberikan porsi apartemen berharga terjangkau per unitnya ini di Meikarta yang banyak. Saya berharap dan mengimbau Grup Lippo membangun banyak hunian murah. Setidaknya, minimal memenuhi komposisi hunian berimbang 3:2:1 akan sudah bagus, apalagi lebih banyak lagi di lahan Meikarta yang konon akan dikembangkan di lahan seluas 500 hektare,” ujarnya.

Pembangunan apartemen dengan harga terjangkau tersebut, ujar Panangian, akan memberikan cukup andil pada upaya mengurangi backlog rumah, khususnya di wilayah Jadebotabek.

“Inisiatif Grup Lippo membangun kota baru dengan harga apartemen yang terjangkau merupakan terobosan yang patut diapresiasi. Apalagi lokasinya yang berada di poros Jakarta-Bandung. Inilah kejelian Grup Lippo membangun proyek properti di wilayah timur Jakarta yang sedang gencar dibangun proyek infrastruktur oleh pemerintah,” ujarnya.

Pemerintah pun, menurut Panangian juga diuntungkan dengan kehadiran proyek Meikarta ini. Ia lantas membandingkan dengan peran pemerintah di luar negeri, seperti Tiongkok, terutama dalam mendorong swasta membangun hunian murah. Pemerintah setempat memfasilitasinya dengan menyiapkan lahan dan memberikan kemudahan perizinan kepada pengembang. “Jadi, ketika sekarang swasta seperti Grup Lippo membangun hunian dengan harga terjangkau di lahan sendiri (Meikarta), ya mestinya perlu didukung, jangan direcoki,” ujarnya.

Jadi, menurut Panangian, Grup Lippo telah mengkapitaliasi pengalamannya bersama mitra luar negerinya, termasuk mengkapitalisasi pembangunan infrastruktur yang dilakukan pemerintah dalam bentuk proyek Meikarta yang tetap memungkinkan membangun apartemen dengan harga terjangkau untuk kelas menengah-bawah. 




Sumber: Investor Daily
ARTIKEL TERKAIT