Segmen Perkantoran Banjir Permintaan

Groundbreaking Seremony pembangunan menara perkantoran Waskita Rajawali Tower, di Jakarta, 23 Agustus 2017 (Beritasatu Photo/Feriawan Hidayat)

Oleh: / FER | Rabu, 11 Oktober 2017 | 15:48 WIB

Jakarta - Konsultan properti Jones Lang LaSalle (JLL) menyatakan, permintaan terhadap ruang perkantoran high end untuk perusahaan bisnis berbasis teknologi terus meningkat. Bahkan, segmen ini mendominasi permintaan di kawasan perkantoran Jakarta.

"Permintaan ruang kantor dari perusahaan berbasis teknologi sedang berkembang," kata Head of Research JLL Indonesia, James Taylor, di Jakarta, Rabu (11/10).

James Taylor memaparkan, sejumlah perusahaan berbasis teknologi yang sangat aktif dalam meminta ruang kantor antara lain adalah bisnis jenis fintech, online gaming, travel booking, dan tentu saja e-commerce.

Menurutnya, pada kuartal ketiga 2017 ini, lebih dari 50 persen dari penyewaan ruang kantor di kawasan CBD atau sentra bisnis berasal dari perusahaan sektor teknologi tersebut.

"Melonjaknya permintaan dari usaha berbasis teknologi antara lain karena menurunnya jumlah permintaan dari perusahaan sektor minyak dan gas bumi," paparnya.

James juga menyoroti banyaknya pasokan gedung perkantoran baru di tahun 2017 yang mencapai 765.000 meter persegi (m2), atau mengalami peningkatan dari 2016 yang berada di angka 450.000 m2.

"Ada banyak menara baru yang bakal beroperasi seperti di Gatot Subroto, Kuningan, dan daerah sentrabisnis lainnya," katanya.




Sumber: ANTARA
ARTIKEL TERKAIT