Penjualan Podomoro Park Bandung Dimulai Kuartal I 2018

Project properti terbaru dari PT Agung Podomoro Land Tbk. (APLN), Podomoro Park di Bandung, Jawa Barat, hunian dengan konsep alam yang dibangun di atas lahan seluas 100 hektar (/istimewa)

Oleh: Euis Rita Hartati / ERH | Selasa, 14 November 2017 | 02:23 WIB

Bandung - Penjualan Project properti terbaru dari PT Agung Podomoro Land Tbk. (APLN), Podomoro Park di Bandung, Jawa Barat, akan lakukan bersamaan dengan peluncuran Podomoro Park yang rencananya berlangsung pada kuartal I tahun 2018

Namun demikian, proyek ini jauh-jauh hari sudah mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Hal ini terlihat dalam acara “VVIP Premiere Showing” yang berlangsung di Podomoro Pavillion, Bandung, dimana ratusan calon pembeli rela mengantri. Mereka tertarik memiliki hunian dengan konsep alami yang berlokasi di Buah Batu, Bandung Selatan itu.

Tingginya animo masyarakat dalam menghadiri acara ini disambut gembira Assistant Vice President Strategic Residential APLN, Agung Wirajaya. “Acara ini digelar untuk melihat sejauh mana respon dan minat masyarakat terhadap produk terbaru kami yang berlokasi di Buah Batu, Bandung Selatan. Ternyata animo pasar sangat tinggi,” kata Agung Wirajaya, dalam keterangan tertulis.

Tercatat saat VVIP Gala Diner yang dilanjutkan dengan VVIP Premiere Showing, telah terpesan sebanyak hampir 50 persen dari cluster yang diluncurkan tahap awal. Para calon pembeli berasal dari Bandung dan daerah sekitarnya, serta sebagian masyarakat Jabodetabek.

“Tidak bisa dimungkiri jika banyak calon pembeli juga berasal dari Jakarta dan sekitarnya, mengingat banyak warga Jabodetabek memiliki keterkaitan emosional dengan Kota Bandung. Mereka yang dulu pernah sekolah maupun kuliah di Bandung dan ingin retirement menjadi salah satu market Podomoro Park,” jelas Agung Wirajaya.

Tidak hanya sebagai investasi, namun banyak pemesan menginginkan Podomoro Park sebagai tempat huniannya, sehingga benar-benar menikmati atmosphere kenyamanan yang merupakan impian mereka.
VVIP Premiere Showing merupakan salah satu strategi yang diterapkan APLN untuk melihat sejauh mana pasar meminati Podomoro Park.

“Kami ingin menekankan bahwa saat ini belum melakukan penjualan. Penjualan akan mulai kami lakukan bersamaan dengan peluncuran Podomoro Park yang kami rencanakan berlangsung pada kuartal 1 tahun 2018,” kata Agung.

Podomoro Park merupakan hunian dengan konsep alam yang dibangun di atas lahan seluas 100 hektar. Sebagai komitmen terhadap pelestarian lingkungan, hampir sebanyak 50 persen lahan didedikasikan untuk kawasan terbuka hijau, pedestrian, taman dan danau. Sedangkan untuk menunjang kebutuhan para penghuni, disiapkan lahan seluas 10 hektar sebagai area komersial.

Fasilitas lain yang akan disiapkan adalah jogging track, kolam renang, pusat kebugaran, club house, dan sebagainya, termasuk sistem keamanan 24 jam. Dalam rencana peluncuran tahap awal, Podomoro Park terdiri dari 3 cluster, yakni Cluster Amagriya Dwi dan Amagriya Eka dengan ukuran tipe mulai dari 6x15, serta cluster premium, Anapuri dengan ukuran tipe mulai dari 8x20 meter. Seluruh tipe merupakan rumah dengan 2 lantai.

Sebagai pengembang nasional dengan reputasi internasional, Agung Podomoro Land senantiasa menghadirkan produk properti yang berkualitas. Perusahaan juga dikenal sebagai pengembang kawasan terpadu, komersial area, perkantoran dan hunian tapak. Proyek propertinya tersebar di Jakarta, Batam, Medan, Balikpapan, Samarinda dan kota-kota lainnya.




Sumber: PR
ARTIKEL TERKAIT