Country Garden Resmikan Sky House Exhibition Center

Perusahaan pengembang yang tercatat di Bursa Efek Hong Kong, Country Garden, meluncurkan Sky House Exhibition Center yang mengambil lokasi di Thamrin Nine Complex, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat. (Istimewa)

Oleh: Feriawan Hidayat / FER | Selasa, 14 November 2017 | 08:55 WIB

Jakarta - Perusahaan pengembang yang tercatat di Bursa Efek Hong Kong, Country Garden, secara resmi hadir di Indonesia dengan menggarap Sky House BSD+ sebagai proyek pertamanya.

Menandai kehadirannya di Indonesia, Country Garden meluncurkan Sky House Exhibition Center yang mengambil lokasi di Thamrin Nine Complex, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat (Jakpus).

Marketing Director Sky House BSD+, Jeffrey Lei, mengatakan, pihaknya menggandeng Sinarmas Land dalam pengembangan proyek hunian berkualitas di kawasan BSD City, sekaligus bersama-sama mengambil bagian dalam pengembangan properti di Indonesia.

"Kehadiran Sky House Exhibition Center ini merupakan komitmen branding kami di jantung ibu kota Jakata," kata Jeffrey, di sela acara peluncuran Sky House Exhibition Center, Senin (13/11) malam.

Menurutnya, konsep desain Sky House Exhibition Center menegaskan hasrat pihaknya untuk memberikan produk dan layanan properti berkualitas kelas dunia. Hal itu, kata Jeffrey, tercermin dengan hadirnya peta dunia yang memperlihatkan nilai-nilai perusahaan yang bertaraf internasional.

"Sementara, sorotan pencahayaan pada peta Indonesia yang berada di lobby, menegaskan akan hadirnya Sky House BSD+ di Indonesia, yang diharapkan dapat memberi kehidupan bertaraf bintang lima," tambahnya.

Perusahaan pengembang yang tercatat di Bursa Efek Hong Kong, Country Garden, meluncurkan Sky House Exhibition Center yang mengambil lokasi di Thamrin Nine Complex, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat.

Kawasan Hunian Generasi Baru

Menurut Jeffrey, peluncuran Sky House BSD+ merupakan komitmen kuat dari pihaknya untuk mengembangkan proyek-proyek properti berskala besar di Indonesia.

"Sky House BSD+ hadir dengan membawa konsep Singapura ke BSD City, yang menekankan unsur-unsur alam, lanskap, arsitektur, hiburan dan hadirnya komunitas internasional," jelasnya.

Jeffrey menambahkan, Sky House BSD+ akan dibangun di atas lahan seluas 8,3 hektar (ha), yang terdiri dari 12 menara apartemen, dengan pilihan unit yang terdiri dari tipe studio berukuran 20 meter persegi (m2), tipe 2 kamar tidur (46 m2), tipe 3 kamar tidur (66 m2), tipe 3+1 kamar tidur (85 m2) dan tipe 3+1 kamar tidur (111 m2).

"Sky House BSD+ memperkenalkan kekuatan yang dimiliki Singapura dalam pengembangan properti, seperti pengembangan inovasi yang berwawasan lingkungan, sistem inteligensi yang terintegrasi, keindahan lanskap, manajemen komunitas budaya internasional yang profesional," tambahnya.




Sumber: BeritaSatu.com
ARTIKEL TERKAIT