Capaian Program Sejuta Rumah Naik 12,36%

Program 1 Juta Rumah, Banyak Kebijakan Pusat Belum Dilaksanakan Daerah (Youtube.com/BeritaSatu/BSTV)

Oleh: Imam Muzakir / EDO | Senin, 8 Januari 2018 | 13:07 WIB

 

Jakarta - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengklaim bahwa total capaian Program Satu Juta Rumah tahun 2017 mencapai 904.758 rumah. Angka itu meningkat sekitar 12,36% dibandingkan capaian tahun 2016.

Pada 2015, capaian Program tersebut tercatat sebanyak 699.770 unit. Sedangkan tahun 2016 sebanyak 805.169 unit.

“Berdasarkan status data yang kami himpun per tanggal 31 Desember 2017 total capaian Program Satu Juta Rumah tahun 2017 sekitar 904.758 unit. Angka tersebut data final dan jumlah capaiannya meningkat daripada tahun sebelumnya,”ujar Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid, dalam publikasinya, di Jakarta, Minggu (7/1).

Dia menjelaskan, pembangunan hunian yang termasuk dalam Program Satu Juta Rumah diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) sekitar 70% dan sisanya sekitar 30% untuk non MBR. Total hunian yang dibangun untuk MBR sekitar 679.770 unit dan sebanyak 224.988 unit untuk non MBR.

Program Satu Juta Rumah, imbuh Khalawi, merupakan salah satu proyek strategis nasional dan dilatarbelakangi tingginya backlog perumahan yang mencapai sekitar 11,6 juta unit. Presiden Joko Widodo mencanangkan Program Satu Juta Rumah pada 29 April 2015 di Ungaran, Jawa Tengah. Program itu diperkuat dengan Perpres Nomor 3 Tahun 2016 tentang Percepatan Pelaksanaan Proyek Startegis Nasional.

Khalawi menambahkan, torehan 2017 merupakan andil banyak pihak baik itu pemerintah pusat maupun pemangku kepentingan bidang perumahan.

Tahun 2017, kata dia, Kementerian PUPR berhasil merealisasikan pembangunan rusunawa sebanyak 13.251 unit, rumah khusus (Rusus) 5.047 unit, rumah swadaya 110.019 unit, dan bantuan Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang perumahan sebanyak 57.151 unit. “Total hunian yang dibangun oleh Kementerian PUPR sebanyak 185.468 unit,” tandasnya.

Lalu, Kementerian/lembaga pemerintah juga ikut berkontribusi dengan membangun 1.566 unit. Selain itu, pemerintah daerah (pemda) membangun rusunawa sebanyak 11.629 unit, serta Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya berupa pembangunan rumah baru 22.881 unit serta peningkatan kualitas rumah 113.670 unit.

Pemerintah mengapresiasi dukungan dari pengembang yang berdasarkan data yang ada berhasil membangun 306.465 unit, CSR (Corporate Social Responsibility) perusahaan 118 unit, dan pembangunan rumah oleh masyarakat sebanyak 37.973 unit.

Sedangkan pembangunan rumah untuk non MBR tercatat sebanyak 224.988 unit yang berasal dari pembangunan rumah yang dilakukan oleh pengembang sebanyak 167.462 unit dan masyarakat 57.526 unit.

“Kami sambut positif peran aktif dari para pemangku kepentingan bidang perumahan yang telah ikut mensuksekan pelaksanaan Program Satu Juta Rumah. Kami optimis tahun ini capaiannya bisa lebih ditingkatkan lagi dan target satu juta unit rumah bisa tercapai,” ujarnya.




Sumber: Investor Daily
ARTIKEL TERKAIT