Gandeng Pengembang Daerah

Intiland Mulai Pembangunan Rumah Subsidi di Pacitan

Intiland Mulai Pembangunan Rumah Subsidi di Pacitan
PT Intiland Development Tbk (Intiland) bersama sejumlah pengembang properti di daerah, memulai program pengembangan perumahan rakyat dalam rangka mendukung Program Sejuta Rumah. ( Foto: Dok. Intiland )
Feriawan Hidayat / FER Kamis, 11 Januari 2018 | 20:13 WIB

Pacitan - PT Intiland Development Tbk (Intiland) bersama sejumlah pengembang properti di daerah, memulai program pengembangan perumahan rakyat dalam rangka mendukung Program Sejuta Rumah dan mengatasi backlog perumahan nasional. Pelaksanaan program ini ditandai dengan kegiatan ground breaking pembangunan unit-unit rumah dengan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahaan (FLPP) di kawasan perumahan Puri Permata Indah, Pacitan, Jawa Timur (Jatim), Rabu (10/1).

Pelaksanaan ground breaking dihadiri oleh perwakilan dari masing-masing pengembang, kontraktor dan para mitra lainnya. Intiland diwakili oleh Theresia Rustandi selaku Corporate Secretary Intiland, Tomi Wistan dan Oka Moerod selaku Direktur Utama dan Komisaris Utama PT Menara Tinggi Bertumbuh, serta Yulianto Kusumo, Ketua Komisariat REI Solo Raya 2011-2014 dan Dadang Juhro selaku Penggerak Pembangunan Rumah untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah.

Hendro S. Gondokusumo Wakil Ketua Umum Bidang Properti Kadin Indonesia mengatakan melalui kerjasama kemitraan seperti ini dapat membangun sinegitas antara pengembang nasional dan pengembang daerah. Kadin selaku induk organisasi mengharapkan bahwa program kerjasama kemitraan bisa menjadi model yang dapat diperluas sehingga bisa melibatkan dan bekerjasama dengan para pengembang di Real Estat Indonesia (REI) maupun asosiasi pengembang properti lainnya.

"Mudah mudahan program Kerjasama Kemitraan semakin berkembang dan bisa melibatkan para pengembang nasional maupun daerah lainnya, sehingga bisa menyukseskan program sejuta rumah,” ujar Hendro S. Gondokusumo yang juga sebagai Presiden Direktur dan Chief Executive Officer PT Intiland Development Tbk.

Dimulainya pelaksanaan pembangunan unit-unit rumah ini merupakan tindaklanjut dari kesepakatan kerjasama Intiland dan sejumlah pengembang daerah pada bulan Oktober 2017. Program kerjasama kemitraan ini melibatkan Intiland dengan tiga pengembang properti daerah yakni PT Menara Tinggi Bertumbuh (MTB), PT Cipta Griya Sriwijaya (CGS), dan PT Multi Bangun Realtindo (MBR).

Direktur Utama MTB, Tomi Wistan menjelaskan, dalam kerja sama kemitraan ini pihaknya akan membangun unit-unit rumah baru di tahap 2 perumahan Puri Permata Indah. Pihaknya juga telah menjalin kolaborasi dengan mengajak dan memberdayakan para pengusaha setempat yang selama ini jangkauan bisnisnya ada di sekitar wilayah Pacitan, meliputi Solo, Yogyakarta, dan Jawa Timur.

"Kami percaya dengan menjalin kolaborasi dan kerjasama dengan pengusaha lokal, maka pengembangan proyek ini akan sukses. Kami melihat banyak pengusaha lokal yang potensial dan memiliki pengalaman, sumber daya, jejaring, dan pengenalan pasar yang sangat baik," ujar Tomi.

Salah satu mitra yang akan turut berkolaborasi pada proyek kerjasama kemitraan ini yakni PT Citra Kahuripan Utama, salah satu perusahaan kontraktor bangunan di dearah. Perusahaan ini juga memiliki jaringan bisnis pemasaran melalui bendera Somerset Property.

Direktur Utama PT Citra Kahuripan Utama, Anthony menyambut gembira atas kesempatan untuk turut bekerjasama dalam program kemitraan ini. Skema kerjasama kemitraan ini, menurutnya, dapat menjadi contoh yang baik untuk dikembangkan di masa depan.

"Proyek kerjasama kemitraan ini memberikan pengalaman dan pengetahuan bagi kami para pengusaha di daerah untuk belajar dan bisa lebih berkembang ke depannya,” kata Anthony lebih lanjut.

Program kerjasama kemitraan dirancang dengan tujuan untuk membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat di sejumlah wilayah Indonesia. Masing-masing pihak memiliki komitmen dan kepedulian yang sama untuk memberikan solusi penyediaan hunian yang layak di daerah-daerah.

Puri Permata Indah adalah salah satu pengembangan kawasan perumahan seluas empat hektar yang dikembangkan Intiland sejak tahun 2007 dengan menggandeng kontraktor lokal. Perseroan saat ini telah merampungkan pengembangan tahap pertama untuk lahan seluas tiga hektar.

MTB rencananya membangun sebanyak 118 unit rumah dengan harga jual Rp 130 juta per unit yang mendapatkan fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) di lahan seluas satu hektar. Lokasi proyek ini sangat strategis, berada di kawasan tinggi dan bebas banjir serta hanya berjarak sekitar lima kilometer dari pusat kota Pacitan.



Sumber: BeritaSatu.com