Rumah Bersubsidi di Citeureup Ini Lebih Murah dari Hunian DP Nol Rupiah

Rumah Bersubsidi di Citeureup Ini Lebih Murah dari Hunian DP Nol Rupiah
Lahan seluas 10 hektare di Desa Tajur, Kecamatan Citeurep, Kabupaten Bogor akan dibangun sekitar 900 rumah bersubsidi. ( Foto: Beritasatu.com / Vento Saudale )
Vento Saudale / FMB Minggu, 21 Januari 2018 | 16:42 WIB

Bogor - Sebanyak 951 bangunan rumah bersubsidi akan dibangun di Desa Tajur, Kecamatan Citeurep, Kabupaten Bogor. Diharapkan dengan semakin banyaknya rumah bersubsidi dapat menjaring masyarakat golongan menengah ke bawah atau pekerja buruh.

Ratusan rumah tersebut dibangun pengembang PT Duta Karya Bumi di lahan seluas 10 hektare dan diberi nama Bumi Tajur Raya. Selain bangunan rumah, pengembang juga akan membangun 12 rumah toko untuk memfasilitasi perniagaan, juga fasilitas umum lainnya.

Pengembang PT Duta Karya Bumi, Joko Cahyono, menjelaskan rumah bersubsidi yang akan dibangun tipe 30/60 memiliki 2 kamar tidur.

Untuk tahap awal, pengembang akan membangun sekitar 300 unit rumah dan diperkirakan hingga tahap akhir selesai pembangunan memakan kurun waktu 2 tahun. Ia pun memastikan dengan jumlah 951 unit dibangun dengan tipe sama dan harga jual kisaran Rp 150 juta per unit.

"Kami melihat, Citeureup merupakan kawasan industri dan banyak memperkerjakan buruh. Untuk itu, kami melihat peluang dan dapat menjaring masyarakat tinggat bawah," kata dia hari ini.

Untuk syarat pembelian satu unit, lanjut Joko, seperti ketentuan yang ditetapkan pemerintah pada umumnya. Batas maksimal gaji sekitar Rp 4 juta, belum memiliki rumah dan melewati proses akad kredit perbankan.

Kepala Desa Tajur Aja Sukarja mengapresiasi pembangunan ratusan rumah bersubsidi tersebut. Kata dia, dengan adanya rumah layak di sekitar Citeureup dapat menampung para pekerja industri yang selama ini banyak dihuni pendatang luar Bogor.

"Setidaknya dengan adanya rumah subsidi, pekerja asal luar Bogor dapat menetap di sini dan membangun desa nantinya," katanya.

Ia pun memastikan, bahwasannya segala perizinan pengembang sudah dilengkapi dengan baik dan proses pembangunan dapat berjalan sesuai target pengembang.

Sementara itu, hunian untuk Program DP Nol Rupiah Pemda DKI di Pondok Kelapa, Jakarta Timur berbentuk rumah susun (rusun) dengan 20 lantai dan total 703 unit hunian yang terdiri dari 513 unit tipe 36 dan 190 unit tipe 21. Masing-masing tipe dibanderol seharga Rp 320 juta dan Rp 185 juta.



Sumber: BeritaSatu.com
CLOSE