Pemkot Imbau Warga Bogor Tidak Sahur Berkonvoi di Jalan

Pemkot Imbau Warga Bogor Tidak Sahur Berkonvoi di Jalan
Remaja yang diamankan saat Operasi Cipta Kondisi oleh Polres Bogor Kota, Sabtu (25/6) dini hari. ( Foto: Beritasatu.com/ Vento Saudale )
Vento Saudale / JAS Jumat, 18 Mei 2018 | 13:22 WIB

Bogor - Sama seperti tahun sebelumnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mengimbau masyarakat agar tidak melakukan konvoi berkeliling kota dengan menggunakan kendaraan saat sahur atau sahur on the road (SOTR).

Selain rawan kecelakaan juga rawan terjadinya gesekan dan mengganggu ketertiban umum. Namun jika ingin berbagi bisa langsung ke lokasi yang dituju tanpa melakukan konvoi.

“Untuk saat ini masih dalam bentuk imbauan belum ke pelarangan. Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat terutama remaja untuk memanfaatkan waktu sahur dengan hal positif bernilai ibadah,” ujar Plt. Wali Kota Bogor Usmar Hariman, Jumat (18/5).

Usmar menuturkan, SOTR ini masih harus dikaji bersama dengan Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspida) dan tokoh agama untuk melihat kepentingan SOTR itu sejauh mana dan maslahat yang ditimbulkan.

Jika memang SOTR yang dilakukan dijadikan ajang dakwah, membangunkan orang sahur dan untuk berbagi serta dilakukannya di satu titik yakni yayasan atau panti asuhan menurutnya tidak masalah.

“Kalau seperti itu sah-sah saja melakukan SOTR, selama dilakukan dengan tertib sesuai dengan tujuannya. Bukan konvoi di jalan memakai atribut yang berpotensi mengganggu kenyamanan hingga menimbulkan kecelakaan,” imbuhnya.

Meski begitu, Usmar menekankan agar jangan sampai semangat SOTR malah membuat Salat Subuhnya terlewat atau malah tidak berpuasa. Sebisa mungkin, setelah melakukan SOTR kembali ke rumah masing-masing dan menjalankan Salat Subuh berjamaah di masjid.



Sumber: BeritaSatu.com