Rumah Dinasnya Dibobol Maling, Ini Kata Sandiaga

Rumah Dinasnya Dibobol Maling, Ini Kata Sandiaga
Sandiaga Uno.
Lenny Tristia Tambun / WBP Jumat, 15 Juni 2018 | 09:40 WIB

Jakarta - Meski rumah dinasnya di Jalan Denpasar, Kuningan, Jakarta Selatan kemalingan saat salat tarawih pada Selasa (12/6), Wakil Gubernur DKI, Sandiaga Uno tidak mau memperketat penjagaan keamanan di kawasan rumahnya. Ia meminta aparat di rumah dinasnya melakukan pengamanan tanpa menjauhkan dari masyarakat.

“Memang ada yang usul akan dilapisi tingkat keamaanan yang lebih. Tetapi saya setelah saya timang-timang, antara kedekatan kita sama masyarakat maupun sisi keamanannya, saya minta para aparat yang bertugas untuk memberikan pengamanan. Baik pengamanan dalam maupun luar di rumah dinas maupun di tempat publik. Sehingga bisa memastikan sisi keamanan yang ada, tidak menjauhkan kami dari interaksi dengan masyarakat,” kata Sandiaga seusai meninjau LRT Jakarta, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis (14/6).

Ia menduga pencurian di rumah dinasnya karena tekanan ekonomi. Namun dia enggan menganalisis lebih jauh terkait pencurian tersebut. “Mungkin ini (pencurian) akibat tekanan ekonomi di Jakarta, selain kurangnya kewasapadaan dari kita,” ujarnya.

Dia mengaku prihatin insiden di rumahnya karena terjadi di bulan Ramadan dan terjadi buka bersama di rumahnya.

“Iya saya prihatin saja, kalau analisis lebih lanjut biar pihak kepolisian nanti. Itu kan sudah terekam CCTV, memang ada pencuri, tapi kami tidak kenal dia siapa, masuk saja dia itu ada di sana,” terangnya.

Sandiaga kaget karena salah satu barang yang hilang kamera milik ustaz muda yang memberi ceramah dalam kegiatan buka bersama itu, yaitu Muhammad Nasir. “Jadi yang hilang itu kamera punya ustaz muda, dia habis beri ceramah bahwa Islam itu rahmatin lil alamin, eh malah terjadi kemalingan, prihatin saya. Ini terjadi di bulan suci Ramadan menuju lebaran," tambah Sandiaga.

Sandiaga mengaku sudah melaporkan hal tersebut ke Polres Jakarta Selatan. Pelaporan itu agar kasus tersebut ditangani polisi. "Biar pihak kepolisian saja yang menuntaskan masalah ini dan investagasinya. Tapi ini juga refleksi bagi kita bahwa di DKI lapangan pekerjaan dan kesejahteraan tersedia terus. Sehingga tindak kriminal seperti ini bisa kita hindari di kemudian hari," ungkapnya.

Mengalami kejadian yang tidak mengenakkan ini, Sandiaga mengimbau warga Jakarta yang mudik agar wasapada. “Kuncinya, jangan meninggalkan barang berharga yang mahal-mahal di rumah ya. Rumah dinas gubernur saja bisa dibobol maling,” imbaunya.

Dia menghimbau kepada jajarannya untuk bersiaga menjaga rumah warga yang ditinggalkan.



Sumber: BeritaSatu.com