Ilustrasi perdagangan saham

Jakarta - Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diperkirakan akan mengalami pelemahan setelah pada perdagangan kemarin naik signifikan mencetak sejarah tertinggi bursa di Indonesia.

"IHSG berpotensi mengalami aksi jual," kata Kepala Riset MNC Securities, Edwin Sebayang di Jakarta, Kamis (2/5).

Edwin mengatakan, faktor yang mempengerahui pelemahan indeks tak lepas dari kejatuhan Dow sebesar 0,94 persen semalam di Wall Street.

Hal ini diperburuk dengan koreksi harga komoditas seperti, nikel 3,93 persen, timah 1,93 persen, miknyak 2,6 persen dan emas 1,76 persen. Di sisi lain, pertumbuhan China Factory Sector di bulan April juga tidak sesuai ekpektasi sehingga berpotensi menjadi faktor negatif kenaikan IHSG hari ini.

Pelemaham Wall Street menyusul aktivitas manufaktur bulan April yang melambat menjadi ke level 50,7 dari bulan Maret level 51,3 serta turunnya construction spending yang di bawah konsensus ekonom yakni terjadi penambahan 0,7 persen. Pencapaian ini juga yang terendah selama enam bulan terakhir.

Selain itu, penambahan tenaga kerja swasta di bulan April hanya 119.000, jauh dibawah konsensus ekonom yang mengharapkan terjadinya penambahan 150.000 pekerjaan baru. Pencapaian ini juga penambahan terkecil lapangan pekerjaan sejak September 2012.

Edwin memperkirakan, pergerakan IHSG hari ini akan berada di kisaran 5.027-5.078. Secara teknikal, pola Three White Soldiers mengindikasikan Bullish Continuation dalam perdagangan Kamis.

Sementara untuk saham pilihan hari ini adalah:

BBRI 9450-9950 (TP 2013F:8700) Pola Two White Soldiers terbentuk atas BBRI mengindikasikan Bullish Continuation. BUY 9600

INTP 26250-27500 (TP 2013F:26800) Pola Four White Soldiers terbentuk atas INTP mengindikasikan Bullish Continuation. BUY 26850

TLKM 11650-119000 Pola Three White Marubozu terbentuk atas TLKM mengindikasikan Bullish Continuation. BUY 11750

SMGR 18550-18950 (TP 2013F:21200) Pola White Marubozu terbentuk atas SMGR mengindikasikan Bullish Reversal. BUY 18700

TOTL 1090-1170 (TP 2013F:1360) Pola White Marubozu terbentuk atas TOTL mengindikasikan Bullish Reversal. BUY 1120

BSDE 1760-1810 (TP 2013F:1790) Pola Two White Soldiers terbentuk atas BSDE mengindikasikan Bullish Continuation. BUY 1780

AKRA 5000-5250 (TP 2013F:5395) Pola Dragonfly Doji terbentuk atas AKRA mengindikasikan perlambatan aksi beli. BUY 5100

BBCA 10600-10850 (TP 2013F:11800) Pola Hammer diposisi bawah terbentuk atas BBCA mengindikasikan perlambatan aksi jual. BUY 10700

WSKT 760-820 (TP 2013F:830) Pola White Closing Marubozu terbentuk atas WSKT mengindikasikan Bullish Reversal. BUY 790

WIKA 2400-2550 (TP 2013F:2200) Pola White Opening Marubozu terbentuk atas WIKA mengindikasikan Bullish Reversal. BUY 2450

JSMR 6400-6700 (TP 2013F:6475) Pola Black Marubozu terbentuk atas JSMR mengindikasikan Bearish Reversal. BOW 6500

ASII 7050-7550 (TP 2013F:6500) Pola Dragonfly Doji terbentuk atas ASII mengindikasikan perlambatan tekanan jual. BOW 7250

PGAS 6000-6350 (TP 2013F:6100) Pola Short Black Spinning Top terbentuk atas PGAS mengindikasikan Perlambatan aksi beli. BOW 6100.

Penulis: Whisnu Bagus Prasetyo/WBP