Minuman Dawet Ireng Khas Purworejo
Warna hitam dawet terbuat dari merang atau daun padi yang dibakar sampai gosong lalu diambil airnya

Sudah pernah mencoba es dawet ireng? kalau belum, silahkan mencoba sendiri sensasi dawet ini karena keunikan yang dimilikinya.

Bagaimana tidak? Butiran dari dawet ireng ini berwarna hitam. Warna hitam ini diperoleh dari abu bakaran jerami yang kemudian dicampur dengan air sehingga menghasilkan air berwarna hitam. Air inilah yang kemudian yang digunakan sebagai pewarna dawet.

Sepertinya memang tak ada bedanya dengan es dawet yang biasanya berwarna hijau. Penyajiannya juga sama, dalam mangkuk dan dilengkapi santan dan gula merah.

Bahan dasar dawet ini adalah tepung aren dan tepung erot dengan garam yang berfungsi sebagai perasa.

Sedangkan warna hitam dawet ini ternyata terbuat dari merang, atau daun padi yang dibakar sampai gosong lalu diambil airnya.  Satu hal lagi yang membedakan, jika dawet hijau dibuat dari tepung beras, dawet hitam ini dibuat dari sagu.

Kalau tertarik ingin membuat minuman ini, silahkan ikuti resepnya berikut ini.

Bahan Pembuatan:
1 kg tepung sagu
1 genggam merang/batang padi
2,5 lt air
1 lt santan
1 1/2 sdt garam
es batu secukupnya

Pemanis Gula Jawa :
500 gr gula jawa
250 gr gula pasir
500 ml air
2 daun pandan


Cara Membuat :

Untuk Pemanis Gula Jawa, Rebus semua bahan hingga mendidih dan gula larut. Saring dan Sisihkan.

Larutkan tepung sagu dengan 1.5 lt air hingga rata. Bila perlu saring dengan kain. Bakar merang hingga jadi abu, rendam dengan 1 lt air. Aduk hingga berwarna hitam. Saring dengan kain.

Rebus larutan merang hingga mendekati mendidih. Sebelum mendidih masukkan adonan sagu. Aduk-aduk hingga jadi seperti bubur. Aduk konstan hingga matang.

Siapkan baskom berisi air dingin, dan saringan/cetakan dawet. Panas-panas ambil bubur merang yang telah matang secukupnya.

Taruh di cetakan, tekan dengan papan yang lebih kecil ukurannya dari diameter saringan. Biarkan bubur merang lolos lewat lubang-lubang kecil saringan tepat di air dingin. Lakukan hingga semua tersaring.

Penulis: