Bursa Asia Ditutup Relatif Melemah Pascapemakzulan Presiden Korsel

Bursa Asia Ditutup Relatif Melemah Pascapemakzulan Presiden Korsel
Aksi dmeonstrasi menuntut pengunduran diri Presiden Korea Selatan Park Geun-hye di Seoul, 5 Nov. 2016. ( Foto: AFP )
Faisal Maliki Baskoro / FMB Jumat, 9 Desember 2016 | 16:16 WIB

Tokyo - Bursa Asia ditutup relatif melemah pada perdagangan hari ini, Jumat (9/12) Sementara bursa Eropa bergerak relatif datar pada pembukaan perdagangan. Harga minyak mentah dunia terpantau menguat. Sentimen stimulus Eropa, pemakzulan Presiden Korea Selatan, dan rencana kenaikan suku bunga The Fed menjadi sentimen penggerak perdagangan hari ini.

Presiden Korea Selatan Park Geun-hye hari ini resmi dimakzulkan oleh Parlemen Korea Selatan karena tuduhan berkolusi. Park akan mengakhiri jabatannya secara resmi bulan Februari 2018, namun dia bisa menjadi pemimpin pertama yang diturunkan meskipun terpilih secara demokratis. Park diguncang skandal yang melibatkan teman dekatnya Choi Soon Sil. Choi memanfaatkan kedekatannya dengan Park untuk kepentingan pribadi seperti untuk menekan pebisnis supaya menyumbang ke yayasan milik Choi.

Indeks Kospi Korsel sudah mengantisipasi mundurnya Park dan pelaku pasar sudah melakukan akumulasi beli sebelumnya sehingga bursa mengalami tekanan jual hari ini. Hari ini Kospi turun 0,31 persen ke 2.024,69.

Di penutupan bursa Asia, indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang turun 0,3 persen, Nikkei Jepang naik 1,23 persen ke 18.996,37, Topix naik 0,84 persen ke 1.525,36, Hang Seng Hong Kong turun 0,44 persen ke 22.760,98, CSI 300 Shanghai naik 0,68 persen ke 3.493,7, Kospi Korea Selatan turun 0,31 persen ke 2.024,69, Straits Times Singapura turun 0,17 persen ke 2.953,8.

Pelaku pasar memperkirakan Bank Sentral AS akan menaikkan suku bunga acuan bulan ini.Di AS pada penutupan Kamis (8/12), Dow Jones Industrial Average naik 0,33 persen ke 19.614,81, S&P 500 naik 0,22 persen ke 2.246,19, dan Nasdaq naik 0,44 persen ke 5.417,36.

Sementara itu di Eropa, Gubernur Bank Sentral Eropa Mario Draghi mengatakan akan mengurangi jumlah stimulus sebesar 20 miliar euro menjadi 60 miliar euro per bulan mulai April tahun depan. Bank Sentral Eropa akan memperpanjang program stimulus ke bulan Desember dari rencana semula bulan Maret.

Di pembukaan bursa Eropa hari ini, Euro Stoxx 50 turun 0,05 persen ke 3.184,28, FTSE 100 naik 0,13 persen ke 6.940,83, DAX turun 0,06 persen ke 11.713,13.

Sementara itu, harga minyak mentah dunia jenis WTI naik 1,2 persen ke US$ 51,45 dan Brent naik 0,82 persen ke US$ 54,33. Harga emas turun 0,05 persen ke US$ 1.170,24 per troy ons.



Sumber: Bloomberg, Reuters
CLOSE