Pejalan kaki terefleksi pada papan perdagangan saham di bursa Tokyo, Jepang, Senin (7/12). Sebagian besar bursa Asia rally pada Senin karena para investor bertahan menyusul kuatnya laporan ketenagakerjaan AS akhir pekan lalu

Respons terhadap Pertemuan G-20, Bursa Saham Asia Ditutup Bervariasi

Pejalan kaki terefleksi pada papan perdagangan saham di bursa Tokyo, Jepang, Senin (7/12). Sebagian besar bursa Asia rally pada Senin karena para investor bertahan menyusul kuatnya laporan ketenagakerjaan AS akhir pekan lalu (AFP PHOTO )

Tokyo- Bursa saham Asia pada perdagangan awal pekan ini, Senin (20/3) ditutup bergerak bervariasi (mixed) menyusul sikap investor yang cenderung masih mempertimbangkan hasil pertemuan para menteri keuangan G-20 di Jerman pada akhir pekan dan juga China Development Forum pada dua hari mendatang.

Pada perdagangan hari ini, indeks Nikkei 225 di Jepang ditutup melemah sebesar 68,55 poin atau turun 0,35 persen ke kisaran 19.521,59. Indeks Hang Seng di Hong Kong ditutup meningkat 192,06 poin atau naik 0,79 persen ke kisaran 24.501,99.

Indeks ASX 200 di Australia ditutup melemah sebesar 20,74 poin atau anjlok 0,36 persen ke kisaran 5.778,91. Indeks SSE di Shanghai, Tiongkok ditutup menguat 13,08 poin atau naik 0,40 persen ke kisaran 3.250,52. Sedangkan, indeks Kospi di Korea Selatan ditutup melemah sebesar 7,57 poin atau anjlok 0,35 persen ke kisaran 2.157,01.

Sebagaimana diketahui, para menteri keuangan dari 20 negara ekonomi terbesar dunia atau yang dikenal dengan nama G-20 mengadakan pertemuan selama dua hari pada akhir pekan ini mengingatkan akan devaluasi kompetitif dan kekacauan pasar uang tetapi gagal menyepakati soal penjagaan pasar bebas dan terbuka global

Sementara itu, harga minyak mentah di pasar berjangka Asia pada perdagangan hari ini bergerak di teritori negatif. Minyak mentah Brent anjlok 0,35 persen ke kisaran US$ 51,58 per barel dan minyak mentah AS anjlok 0,59 persen ke kisaran US$ 48,50 per barel.

 

 

 

 



Paulus Nitbani/PCN

BeritaSatu.com