Ajang Merck-i3L Award Dorong Peningkatan Riset Sains di Indonesia

Ajang Merck-i3L Award Dorong Peningkatan Riset Sains di Indonesia
Media briefing ajang "Merck-i3L Award", di Jakarta, 13 Juni 2016. ( Foto: Beritasatu.com/Herman )
Herman / FER Senin, 13 Juni 2016 | 20:51 WIB

Jakarta - Untuk mendorong peningkatan riset sains di Indonesia, Merck sebagai salah satu perusahaan sains dan teknologi telah menggandeng Indonesia International Institute for Life Sciences (i3L) dalam menyelenggarakan Merck-i3L Life Sciences Award.

Head of Research and Applied Solutions Commercials PT Merck Chemicals and Life Sciences (MCLS), Syahroni, memaparkan, ajang yang untuk pertama kalinya digelar ini bertujuan untuk memberikan penghargaan bagi riset sains yang telah meningkatkan kualitas hidup masyarakat, sekaligus apresiasi bagi upaya para ilmuwan dalam menemukan solusi berkelanjutan yang dapat menjawab kebutuhan masyarakat Indonesia.

"Dalam abad ke-21 yang serba maju, pengetahuan dan inovasi merupakan kunci terciptanya perubahan sosial, pembangunan sosial-ekonomi berkelanjutan serta mendorong kemajuan global. Kami sangat mendukung dan mendorong para ilmuwan untuk melakukan riset yang dapat memenuhi permintaan atas produk dan jasa inovatif yang kian meningkat di Indonesia," papar Syahroni, di Jakarta, Senin (13/6).

Ajang ini, kata Syahroni, terbuka untuk seluruh ilmuwan warga negara Indonesia, baik ilmuwan profesional, mahasiswa pascasarjana dan ilmuwan dari universitas, ilmuwan dari institusi swasta dan negara, hingga ilmuwan di rumah sakit.

Kualifikasi penelitian mencakup pengembangan produk dan pengetahuan dalam sektor pertanian, kesehatan, dan lingkungan yang telah dikaji dalam uji laboratorium. Kompetisi akan dibuka pada 13 Juni 2016 hingga 30 September 2016, dan pemenang akan diumumkan pada bulan November.

Ketua Dewan Juri Merck-i3L Life Sciences Award dan Direktur Eijkman Institute, Prof Amin Subandrio, mengatakan, ajang ini merupakan kesempatan emas bagi para ilmuwan Indonesia untuk melangkah dan mendapat pengakuan atas kontribusi mereka.

"Saya percaya riset berbasis life-science dapat memberikan kontribusi untuk Indonesia yang lebih baik," imbuhnya.

 

Sumber: BeritaSatu.com
CLOSE