RedDrop Serang Perangkat Android Lewat Aplikasi Dewasa

RedDrop Serang Perangkat Android Lewat Aplikasi Dewasa
Ilustrasi Malware RedDrop. ( Foto: dok bleepingcomputer )
Herman / FER Senin, 5 Maret 2018 | 16:31 WIB

Jakarta - Sejenis malware Android baru yang bernama RedDrop dilaporkan telah berhasil melakukan serangkaian aksi berbahaya, seperti merekam audio dan mengunggah data-data sensitif ke akun penyimpanan awan di Dropbox dan Google Drive.

Aktor di belakang RedDrop mendistribusikan malware ini ke dalam 53 aplikasi Android yang dipromosikan di toko aplikasi pihak ketiga, di antaranya aplikasi editor gambar, kalkulator, alat belajar bahasa, dan aplikasi bertema konten dewasa.

Ahli Keamanan di Kaspersky Lab, Victor Chebyshev, menyampaikan, Kaspersky Lab sebenarnya sudah mengetahui ancaman ini sejak September 2017. Solusi dari Kaspersky Lab juga telah berhasil mendeteksi dan memblokir RedDrop sejak ancaman tersebut diketahui.

"RedDrop adalah perangkat lunak perusak yang dapat memata-matai korbannya, dapat mengumpulkan data tentang perangkat korban, termasuk data dari kartu memori dan daftar kontak perangkat, dan secara diam-diam membuat perangkat membeli langganan berbayar, yang bisa mengakibatkan pemilik perangkat menghadapi risiko finansial,” tulis Victor Chebyshev dalam keterangan resmi yang diterima Beritasatu.com, Senin (5/3).

Dijelaskan Victor, RedDrop memang memiliki beragam fitur mengganggu yang membuatnya terklasifikasi sebagai spyware, tetapi malware tersebut bukanlah bagian dari sebuah operasi spionase siber. Malware ini terutama digunakan untuk memaksa korban berlangganan ke nomor SMS premium yang memberikan pelaku RedDrop keuntungan.

"Kami melihat adanya ratusan pendeteksian unik terhadap RedDrop di seluruh dunia, kebanyakan berasal dari pengguna yang berlokasi di Tiongkok. Malware ini menyebar melalui platform pihak ke-3 yang menyamarkan malware ini sebagai aplikasi dewasa," imbuhnya.



Sumber: BeritaSatu.com