Mudik Pakai Mobil LCGC, Perhatikan Hal Ini Saat Lewati Tanjakan

Mudik Pakai Mobil LCGC, Perhatikan Hal Ini Saat Lewati Tanjakan
Ilustrasi pemudik dengan mobil pribadi. ( Foto: Antara )
Herman / FER Senin, 11 Juni 2018 | 20:40 WIB

Jakarta - Meskipun mobil jenis Low Cost Green Car (LCGC) pada dasarnya merupakan kendaraan yang didesain untuk di perkotaan, kenyataannya banyak pemudik yang menggunakan mobil LCGC untuk menuju ke kampung halamannya.

Pereli nasional sekaligus Direktur Rifat Drive Labs (RDL), Rifat Sungkar menyampaikan, untuk mobil LCGC yang memiliki cc cenderung kecil, problemnya ada di tenaga yang tergolong cukup minim. Apalagi, bila membawa barang bawaan yang cukup banyak, atau bahkan melebihi kapasitas kendaraan.

Dalam kondisi ini, hal yang harus diperhatikan saat melewati jalan tanjakan adalah mempertahankan RPM. Pada mobil berjenis LCGC, pengendara harus tahu betul titik tenaga terkuat pada mobil tersebut ada di RPM berapa.

"Cara mengeceknya cukup mudah. Saat kendaraan Anda dalam keadaan diam, injak pedal gas secara perlahan. Semakin lama, RPM akan semakin naik. Ada satu titik di mana suara mesin mobil akan berubah menjadi lebih berat. Perhatikan titik RPM Anda pada saat suara mesinnya berubah. Di titik itulah, mobil Anda mengeluarkan torsi paling tinggi. Torsi paling tinggi adalah RPM terbaik untuk memulai kerja berat mobil, seperti saat akan melaju di tanjakan yang cukup curam," terangnya.

Menurut Rifat, untuk mobil kelas LCGC, pemanfaatan torsi di RPM yang agak tinggi ketika mobil akan start dari tanjakan, sangat perlu untuk diperhatikan ketimbang mobil-mobil dengan cc besar yang sudah bisa memanfaatkan torsi di RPM rendah.

"Terakhir, cobalah Anda tanamkan pikiran untuk tidak panik saat melewati tanjakan. Di samping itu, Anda harus tetap meluangkan waktu untuk mempelajari bagaimana teknik-teknik mengemudi yang penting bagi Anda,” pungkas Rifat.



Sumber: BeritaSatu.com
CLOSE