Universitas Mercu Buana Kenalkan Warga Bogor Seni Menghias dengan Tisu

Universitas Mercu Buana Kenalkan Warga Bogor Seni Menghias dengan Tisu
Para Dosen Pascasarjana Universitas Mercu Buana saat memperkenalkan keterampilan seni menghias dengan sebuah tisu (decoupage) di Kelurahan Katulampa, Bogor Timur, Kota Bogor. ( Foto: berita satu / Vento Saudale )
Vento Saudale / BW Senin, 19 Maret 2018 | 21:53 WIB

Bogor – Sebanyak 30 ibu rumah tangga di Kelurahan Katulampa, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor dikenalkan seni menghias dengan sebuah tisu (decoupage). Diharapkan dengan pengetahuan kerajinan decoupage, para ibu rumah tangga dapat pemasukan tambahan bagi keluarga.

Salah satu pemrakarsa kegiatan, Niken Sulistyowati menuturkan, acara tersebut merupakan salah satu dharma perguruan tinggi melakukan pengabdian kepada masyarakat.

“Dengan bekerja sama dengan Kemenristek Dikti, kami melakukan kegiatan kemitraan bagi masyarakat. Tujuan program ini selain dapat membantu ibu-ibu dalam meningkatkan keterampilan kerajinan decoupage,” paparnya saat ditemui di Bale Riung, Perumahan Griya Katulampa, Bogor, Sabtu (17/3).

Niken yang juga dosen pascasarjana Universitas Mercu Buana menjelaskan, decoupage yang berasal dari bahasa Prancis berarti memotong, merupakan kerajinan atau bentuk seni yang memerlukan potongan-potongan bahan (biasanya kertas) yang ditempel pada objek dan kemudian dilapisi dengan pernis atau pelitur.

Proses ini membuat tampilan potongan-potongan kertas yang rata tampak dalam dan membuat pola serta gambar terlihat seolah-olah dilukis pada objek yang diproses dengan teknik decoupage.

Decoupage adalah cara menyenangkan dan mudah untuk mendekorasi objek apa saja, termasuk benda-benda di rumah mulai dari vas kecil hingga furnitur berukuran besar. Kemungkinannya sangatlah banyak. Namun, untungnya, decoupage bisa dipelajari relatif cepat hanya dengan beberapa langkah,” Niken menjelaskan.

Kata dia, melalui kegiatan tersebut diharapkan juga dapat membantu meningkatkan pendapatan para ibu rumah tangga yang tidak bekerja. Selain memperkenalkan kerajinan ini, pihak penyelenggara pun menyiapkan bahan hingga bentuk pemasarannya.

Di Indonesia sendiri kerajinan decoupage ini sudah mulai digemari para anak muda maupun ibu-ibu rumah tangga dalam beberapa tahun terakhir.

“Kerajinan decoupage ini sebetulnya memang terlihat sangat mudah, tetapi keahlian yang dibutuhkan untuk membuat sebuah kreasi decoupage, adalah ketelitian,” ujar Lina salah satu peserta yang mengikuti pelatihan.



Sumber: BeritaSatu.com
CLOSE