Selamatkan Arsip dengan Penerapan Teknologi Informasi dan Komunikasi

Selamatkan Arsip dengan Penerapan Teknologi Informasi dan Komunikasi
Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) ( Foto: anri.go.id )
Bernadus Wijayaka / BW Kamis, 17 Mei 2018 | 22:05 WIB

Kupang- Arsip harus dapat menjadi sumber informasi, acuan, dan bahan pembelajaran bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

Oleh karena itu, setiap lembaga negara, pemerintah daerah, lembaga pendidikan, organisasi politik, organisasi kemasyarakatan, perusahaan dan juga perseorangan perlu mempertanggungjawabkan penyelenggaraan, penciptaan, pengelolaan, dan pelaporan arsip yang tercipta dari segala kegiatan.

Deputi Bidang Kelembagaan dan Tata Laksana Kementerian Pendayaangunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Rini Widyantini mengatakan, pelaporan arsip harus diwujudkan dalam bentuk sistem rekaman kegiatan yang faktual, utuh, sistematis, autentik, terpercaya, dan dapat digunakan. Kearsipan, katanya, harus menggunakan teknologi informasi dan komunikasi (TIK).

"Hal tersebut akan memudahkan siapa pun untuk mengakses dan melacak informasi yang diperlukan, serta memastikan bahwa setiap aparatur sipil negara dapat secara akuntabel mempertanggungjawabkan apa yang telah dikerjakan," ujar Rini seperti rilis yang dikirim ke redaksi, Kamis (17/5).

Dijelaskan, untuk mewujudkan sistem penyelenggaraan kearsipan nasional yang menyeluruh dan terpadu, maka harus didukung sumber daya kearsipan yang mumpuni.

"Sistem kearsipan nasional berfungsi menjamin ketersediaan arsip yang autentik, utuh, dan terpercaya serta mampu mengidentifikasikan keberadaan arsip yang memiliki keterkaitan informasi sebagai satu keutuhan informasi pada semua organisasi kearsipan," ungkapnya.

Pengelolaan arsip dinamis dan arsip statis bukan saja merupakan tanggung jawab Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), tetapi juga merupakan tanggung jawab setiap lembaga negara, pemerintah daerah, lembaga pendidikan, organisasi politik, organisasi masyarakat, perusahaan, dan perseorangan.

Rini juga mengharapkan, setiap instansi pemerintah memiliki unit kearsipan yang didukung oleh arsiparis yang kompeten serta sarana dan prasarana kearsipan yang baik, terutama sarana penyimpanan arsip.



Sumber: Suara Pembaruan
CLOSE