APL Gandeng Salim Group

APL Gandeng Salim Group
PT Agung Podomoro Land Tbk dan Salim Group menandatangani kesepakatan kerja sama di Jakarta, Kamis (17/5). ( Foto: istimewa )
Edo Rusyanto / EDO Jumat, 18 Mei 2018 | 00:43 WIB

 

Jakarta – PTAgung Podomoro Land Tbk (APL) menggandeng Fiberstar, Salim Group untuk memperkuat delapan pusat perbelanjaan (trade mall) yang dimiliki APL. Kerja sama itu ditandatangani di Jakarta, Kamis (17/5).

“Kami menandatangani Kesepakatan Bersama antara Fiberstar dari Salim Group dengan Agung Podomoro Land dalam rangka mewujudkan konsep Salim Micro Digital Ecosystem di beberapa Trade Mall yang kami kelola,” ujar Indra W Antono, wakil direktur utama PT Agung Podomoro Land, dalam siaran pers di Jakarta, Kamis (17/5).

Dia menjelaskan, Salim Micro Digital Ecosystem adalah sebuah upaya dengan visi dan misi ideal untuk memperkuat UMKM di Tanah Air dengan dukungan jaringan telekomunikasi yang berkualitas. “Kami bangga dapat terlibat menjadi bagian dari upaya ini dan berharap cita-cita untuk menjadikan UMKM (usaha mikro kecil dan menengah) sebagai pilar ekonomi yang kokoh bagi Indonesia dapat terwujud,” kata Indra.

Terdapat delapan Trade Mall milik Agung Podomoro yang akan menggelar Salim Micro Digital Ecosystem. Trade Mall tersebut adalah Mangga Dua Square, Tanah Abang Blok B, Thamrin City, Seasons City, Lindeteves Trade Center, Harco Glodok, Plaza Kenari Mas, dan Blok M Square.

Menurut Direktur Fiberstar Thomas Dragono, infrastruktur telekomunikasi yang berkualitas akan mendukung upaya peningkatan UMKM di Indonesia. Digital Ecosystem menjadi sebuah solusi yang meliputi eCommerce, fintech, logistic, fnfrastructure and innovation factory dapat memberikan kemudahan dan kenyamanan kepada pelanggan dan pelaku usaha. Kehadiran sistem ini sangat penting bagi pengembangan usaha. “Kami percaya potensi UMKM di Trade Mall dapat ditingkatkan ke tahap berikutnya,”ujar dia.

Sebagai wujud operasionalisasi dari konsep Digital Ecosystem @Trade Mall, pada saat bersamaan diluncurkan Google Station, sebuah fasilitas WiFi publik terbaru di Mangga Dua Square, Jakarta hasil kerja sama antara Fiberstar, Google, dan CBN selaku mitra ISP. “Dengan kehadiran Google Station, pengunjung dan tenant dapat dengan mudah untuk mendapatkan akses WiFi yang stabil dan berkualitas sehingga mendukung aktivitas digital keseharian mereka dan memberikan inovasi bisnis baru di era serba digital ini,” kata Thomas.

 

Pendekatan Baru

Sementara itu, Vice President Corporate Marketing Trade Mall Agung Podomoro, Ho Mely Surjani, mengatakan, ekosistem digital akan berpengaruh positif terhadap perkembangan minat pengunjung.

Dia mengakui, menjamurnya marketplace dan toko daring akhir-akhir ini mengubah tren belanja masyarakat Indonesia. “Semenjak maraknya online shopping di Indonesia, memang terdapat perubahan pola belanja masyarakat dari offline menjadi online,” ujar Mely.

Dia menambahkan, tujuan pengunjung terutama generasi milenial selain berbelanja adalah mencari pengalaman dan pengetahuan teknologi terbaru. Karena itu, dukungan jaringan telekomunikasi dari Fiberstar dapat memungkinan para tenant (pelaku usaha) untuk memadukan toko fisik dan online. Hal ini sebagai pendekatan baru yang bisa sangat menarik dan dibutuhkan di era serba digital ini.

Masyarakat terutama generasi muda, kata Mely, lebih suka berbelanja di toko online karena berbagai kemudahan yang ditawarkan. Namun, salah satu kendalanya, konsumen hanya dapat melihat dan memilih dari kejauhan melalui foto atau video dan tidak bisa secara langsung mendapatkan barang yang dibelinya. "Dengan adanya kombinasi toko fisik dan online, sambil menikmati kenyamanan fasilitas mal, konsumen dapat melakukan browsing untuk melihat dan memilih barang yang akan dibeli," ujarnya.
Mely berharap adanya ekosistem digital akan semakin meningkatkan minat dan kehadiran pengunjung. Sistem itu juga diharapkan memberi tambahan pengalaman baru dan menjadi salah satu daya tarik bagi pengunjung.

Di sisi lain, kata Mely, kerja sama antara Fiberstar dengan Trade Mall milik Agung Podomoro Group ini dapat menjadi awal hubungan kerja sama yang baik dengan unit usaha Salim Group yang lain. “Kita tahu bahwa unit usaha Salim Group sangat banyak, kami berharap dengan dimulainya kerjasama ini maka nantinya akan lebih banyak lagi unit usaha Salim Group yang bisa bekerjasama dengan Trade Mall kami,” tutur dia.

Mely mengatakan, Trade Mall juga telah melakukan program-program dengan pendekatan Ready Online to Offline (O2O). APL mempertimbangkan tren bisnis offline dan juga online untuk tahun-tahun kedepan dengan menyiapkan program kolaborasi Offline dan Online (O2O) di Trade Mall Agung Podomoro dalam hal fasilitas dan fitur baru. “Semua ini kami harapkan bisa meningkatkan bisnis TM di masa depan,” kata dia.



Sumber: Investor Daily