Maluku Utara Siap Suguhkan 34 Festival Selama Tahun 2018

Maluku Utara Siap Suguhkan 34 Festival Selama Tahun 2018
Peluncuran Calender of Event Maluku Utara 2018 yang bertajuk Pesona Kie Raha Mengguncang Dunia yang diselenggarakan di Kantor Kementerian Pariwisata RI yang dihadiri Plt Gubenernur Malut, Menpar, Sultan Kerajaan Ternate dan Tidore bersama para stagholder dari Pemerintah Provinsi Maluku Utara yang di adakan di Gedung Soesilo Soedarman, Kementerian Pariwisata RI Jakarta pada Selasa, 13 Maret 2018. ( Foto: istimewa )
Chairul Fikri / CAH Rabu, 14 Maret 2018 | 20:50 WIB

Jakarta - Keindahan alam provinsi Maluku Utara sebagai provinsi kepulauan memang sudah tak perlu diragukan lagi. Pulau-pulau seperti Ternate, Tidore, Halmahera, Morotai selama ini sudah sangat dikenal luas sebagai daerah yang punya keindahan alam. Untuk mendorong potensi wisata yang dimilikinya, Pemprov Maluku akan menggelar 34 event-event festival baik budaya selama tahun 2018 ini.

Hal itu tercermin saat Plt Gubernur Maluku Utara H. M Natsir Thaib melaunching Calender of Event Maluku Utara 2018 dengan taglinenya 'Pesona Kie Raha Mengguncang Dunia' yang dihadiri oleh Menteri Pariwisata RI, Arief Yahya di Balairung Soesilo Soedarman, Rabu (13/3) malam.

"Potensi Maluku Utara sebagai provinsi kepulauan memang sangat patut diangkat dalam bentuk event dan festival pariwisata. Selain punya keindahan alam, Maluku Utara juga punya dudaya yang kental dengan ajaran ketimuran. Sehingga dengan adanya event-event ini, pariwisata yang ada di Maluku Utara bisa diangkat dan bisa mendatangkan wisatawan dari dalam maupun luar negeri," ujar Plt Gubernur Maluku Utara H. M Natsir Thaib melaunching Calender of Event Maluku Utara 2018 dengan taglinenya "Pesona Kie Raha Mengguncang Dunia'"yang dihadiri oleh Menteri Pariwisata RI, Arief Yahya di Balairung Soesilo Soedarman, Rabu (13/3) malam.

Pemprov Maluku Utara hingga saat ini terus berusaha memperbaiki amenitas dan aksesibilitas dari dan menuju ke Maluku Utara. Sehingga atraksi yang ada di Malut Bisa tergalidan bisa jadi obyek yang bisa mendatangkan wisatawan," ungkap Plt Gubernur Maluku Utara itu.

"Tiga kota di Maluku Utara seperti Ternate, Tidore, dan Halmahera Barat akan jadi lokasi prioritas yang akan dijadikan lokasi penyelenggaraan ke 34 event pariwisata yang diselenggarakan di Maluku Utara, lantaran ketiga daerah itu relatif lebih mudah dijangkau oleh wisatawan. Dari ke 34 event tersebut, pemerintah telah menetapkan 3 event besar sebagai event andalan untuk memperkenalkan Wonderful Maluku yakni Festival Kora-kora, Festival Tidore, dan Festival Teluk Jailolo," lanjutnya.

Senada dengan Plt Gubenur Maluku Utara, Menteri Pariwisata RI, Arief Yahya sendiri berharap event event yang digelar di Maluku Utara digarap dengan baik dan sungguh-sungguh. Tujuannya agar keindahan alam dan budaya yang dimiliki Maluku Utara benar-benar tergali dan bisa mendatangkan wisatawan.

"Yang pasti Pemerintah Provinsi Maluku Utara harus sungguh-sungguh menggarap event-event yang akan digelarnya. Unsur 3A (Atraksi, Amenitas dan Aksesibilitas) juga harus terus ditingkatkan untuk bisa mendatangkan wisatawan. Terlebih di sana ada Morotai yang menjadi salah satu dari 10 destinasi prioritas sebagai 'Bali Baru' yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Event-event yang ada di sana pastinya harus bisa membawa dampak positif terhadap pariwisata dan kemajuan perekonomian masyarakat disana," tandas Menpar.

"Kita sendiri dari Pemerintah Pusat akan terus berusaha mempercepat pembangunan di sana agar pariwisatanya bisa maju. Peran pemerintah dan masyarakat disana adalah menghadirkan sesuatu yang menarik agar wisatawan yang datang kesana bisa terpuaskan dan mau datang kesana lagi. Untuk percepatan pengembangannya, konsep perkemahan dan nomaden tourism akan kita kembangkan di sana dengan akan coba mengandalkan Ship Plane (Pesawat yang bisa mendarat di perairan) untuk mempercepat pengembangannya, tinggal disana menentukan titik-titik yang bisa dikembangkan saja," tutupnya.

Dari ke 34 event pariwisata Maluku Utara itu akan ada 3 event besar yakni Festival Kora-Kora yang diselenggarakan pada 1-3 Desember 2018, Event Festival Tidore pada 23-12 April 2018 dan Festival Teluk Jailolo yang diselenggarakan di Kabupaten Halmahera Barat pada 3-5 Mei 2018, disamping event-event lainnya yang sayang bila dilewatkan.



Sumber: BeritaSatu.com
CLOSE