Potret Sejarah Balikpapan Tersaji di Pameran Museum se-Indonesia

Potret Sejarah Balikpapan Tersaji di Pameran Museum se-Indonesia
Kota Balikpapan ( Foto: istimewa )
Iman Rahman Cahyadi / CAH Senin, 16 April 2018 | 21:20 WIB

Jakarta - Sebagai pusat potret sejarah Balikpapan, Rumah Cagar Budaya (RCB) Dahor mendapat kesempatan mengikuti pameran museum se-Indonesia ke-6 di Taman Mini Indonesia Indah, 19-22 April. Ini menjadi kesempatan buat warga Balikpapan khususnya mengenal kota mereka. Pasalnya mungkin hanya segelintir orang yang tahu sejarah Kota Minyak karena sejarah yang melekat belum banyak terekspos ke luar.

Minimnya wadah untuk bernostalgia jadi salah satu sebab. Masyarakat yang menetap lama di Kota Beriman mungkin banyak yang tidak tahu, Balikpapan merupakan kota yang penting di era perang dunia II karena sebagai penghasil minyak. Apalagi masyarakat di seluruh Indonesia.

Baru pada 2016, masyarakat bisa mengenal sejarah kota jajahan Belanda dan Jepang lebih dalam. Ya, pada tahun ini telah diresmikan Rumah Cagar Budaya Dahor. Rumah panggung yang awalnya merupakan hunian untuk karyawan Pertamina yang dinas di Balikpapan disulap menjadi sebuah museum.

Di dalam rumah yang terletak di Jalan Dahor terpampang potret hitam putih yang tersusun rapi.

Foto-foto lama Kota Balikpapan di Rumah Cagar Budaya Dahor (visitkaltim.id).

Koleksi foto yang dipajang di dalam menggambarkan kondisi Balikpapan saat mulai berdiri ratusan tahun lampau. Kilang minyak tua hingga lokasi-lokasi yang kini telah berubah tergambar apik dalam foto-foto yang dipajang di dinding partisi. Nuansa vintage semakin kental karena barang-barang kuno yang juga dipajang.

Cerita sejarah Kota Balikpapan itu pun akan dibawa ke nasional. Pasalnya, rumah dinas karyawan Pertamina di Balikpapan yang kini difungsikan sebagai cagar budaya oleh Pemkot Balikpapan mendapat kesempatan terlibat dalam pameran museum se-Indonesia yang ke-6.

Pada pameran museum ini, RCB Dahor akan membawa koleksi foto-foto koleksi yang ada. Menariknya, booth yang dibuat selama pameran nanti akan dibuat seperti di RCB Dahor. Rumah replikan akan dibuat semenarik mungkin.

“Paling tidak, pengunjung bisa kami ajak bernostalgia melihat Balikpapan masa lampau,” tutur Region Manager Com & CRS Pertamina Kalimantan Yudy Nugraha dalam siaran pers, Senin (16/4).

Sebagai informasi, acara pameran tersebut digelar dalam rangka ulang tahun TMII ke 43. Adapun, rangkaian acara mulai dari workshop, demonstrasi, talkshow, dan pertunjukan seni. Lokasi kegiatan akan dilaksanakan di Gedung Sasana Kriya, TMII.

Ketua Pengurus RCB Dahor Didiek Anggrat juga merasa bangga bisa memperkenalkan sejarah Balikpapan di kancah Nasional.

“Dari event ini, paling tidak bisa menarik kunjungan RCB Dahor lebih banyak lagi. Bagi saya sejarah ini patut dilestarikan. Bukan hal yang harus dikubur,” tambahnya.



Sumber: BeritaSatu.com