Dibentengi Kaca Antipeluru, Menara Eiffel Tak Romantis Lagi?

Dibentengi Kaca Antipeluru, Menara Eiffel Tak Romantis Lagi?
Dinding kaca antipeluru di sekitar Menara Eiffel adalah bagian dari tindakan keamanan yang harganya hampir 35 juta euro ( Foto: AFP )
Nurlis E Meuko / NEF Jumat, 15 Juni 2018 | 02:38 WIB

Dinding kaca antipeluru tebal dan pagar logam kini membentengi Menara Eiffel, yang dirancang untuk melindungi monumen paling terkenal Perancis dari serangan teroris.

Berdiri kokoh di Champ de Mars di tepi Sungai Seine di Paris, Menara Eiffel adalah salah satu bangunan paling terkenal di dunia, yang dirancang arsiteknya Alexander Gustav Eiffel. Menara Iron Lady itu dibangun pada 1889 untuk memperingati 100 tahun Revolusi Prancis.

Dibuka untuk umum sejak 1950-an, Menara Eiffel menjadi bangunan khas dengan nuansa romantis yang paling banyak dikunjungi di dunia. Setiap tahun tercatat 7 juta orang berkunjung ke sini.

Pesona Menara Eiffel untuk dunia pariwisata itulah yang membuat Pemerintah Perancis merasa perlu melindunginya dengan ketat. Peningkatan langkah-langkah pengamanan yang dilaksanakan sejak setahun lalu itu juga menunjukkan Perancis masih waspada tingkat tinggi.

Pemerintah Perancis masih sadar akan bahaya serangan teroris yang mengerikan di tempat-tempat hiburan di Paris yang menewaskan 130 orang pada November 2015. Hingga tahun ini, tercatat 240 orang tewas di negara itu akibat serangan teroris.

Dinding-dinding baru, yang diperlihatkan kepada wartawan selama tur lokasi pada hari Kamis, adalah bagian dari langkah-langkah keamanan yang menelan biaya hampir 35 juta euro (lebih setengah triliun rupiah) dan akan selesai pada pertengahan Juli mendatang.

Dinding kaca setebal 6,5 cm (2,5 inci) akan dipasang di sepanjang tepi sungai Quai Branly boulevard serta Avenue Gustave Eiffel yang memisahkan menara dari taman.

Dinding, yang antipeluru serta tahan terhadap serangan kendaraan-serudukan, adalah "batu-padat untuk keamanan mutlak", kata Bernard Gaudillere, head of The Société d’Exploitation de la Tour Eiffel (SETE), perusahaan yang menjalankan Menara Eiffel.

Dua sisi lainnya akan dipagari dengan rintangan logam yang terbentuk dari garpu melengkung dalam bentuk menara itu sendiri dan pada ketinggian 3,24 meter, berdiri persis seperseratus dari tinggi "Iron Lady". Menara Eiffel adalah struktur baja raksasa yang tingginya 324 meter.

Gaudillere mengatakan timnya bekerja sama dengan polisi untuk memutuskan cara terbaik mengamankan monumen yang telah berulang kali memadamkan lampu yang berkelap-kelip di malam hari itu untuk mengenang korban serangan teroris di seluruh dunia. Menara Eiffel, yang buka sampai tengah malam, memiliki 50 miliar bola lampu yang menyala sangat indah.

Langkah-langkah baru pemerintah Perancis tentu saja membuta para turis makin yakin akan keselamatan mereka selama berkunjung ke sini.

Turis yang mengunjungi situs itu Kamis mengatakan mereka merasa diyakinkan oleh langkah-langkah baru. “Itu ide bagus - ketika saya melihat ini saya merasa lebih aman," kata Edyta Poncyljusz, yang berkunjung dari Warsawa ke Menara Eiffel pada Kamis lalu.

Pendapat yang sama juga disampaikan David Luke, dari negara bagian Utah AS. Menurut dia selama ini turis tidak lagi bebas berjalan di bawah menara seperti halnya kasus yang terakhir kali dia kunjungi empat tahun lalu. Karena itu, ia memuji ide membentengi menara dari serangan teroris itu.

Hanya saja David Luke menambahkan, "Ini tidak nyaman dan sedikit mengganggu, tetapi kami terbiasa dengan tindakan keamanan di AS - pergi melalui detektor logam hanya untuk pertandingan basket."

Seperti situs wisata Perancis lainnya, pasukan anti-teror melakukan patrol secara teratur di menara ini. Bahkan, untuk megantisipasi aksi teroris maka halaman depan di bawah struktur besi telah dipagari karena sejak Juni 2016.

Gaudillere mengakui bahwa pagar sementara itu sangat tidak estetis sebab merusak tampilan situs, tetapi berjanji hasil akhirnya akan "jauh lebih baik dan lebih romantis". Maklum, meski terbuat dari logam yang dingin, Menara Eiffel adalah simbol asmara.

Bahkan, menurut Gaudillere, pekerjaan bangunan itu tidak menekuk angka pengunjung, yang masih diperkirakan mencapai hingga tujuh juta pada 2018. “Wisatawan masih dapat mengakses kebun dan halaman depan di bawah menara secara gratis setelah melewati pagar keamanan,” katanya.

Dindingnya adalah bagian dari perubahan Menara Eiffel, dengan sebagian besar pekerjaan akan selesai menjelang Olimpiade 2024 di Paris.



Sumber: AFP