Pemakaman Ustad Jeffry Al Bukhori yang akrab disapa Uje, Jumat (26/4), di Jakarta.

Jakarta - Meninggalnya Ustad Jeffry Al Bukhori akibat kecelakaan Jumat dini hari tadi (26/4) ternyata sudah dirasakan oleh Soleh Mahmud alias Ustad Solmed ketika tearkhir kali bersua rekannya itu pada 21 April silam.

Saat itu Ustad Jeffry yang akrab disapa Uje mengutarakan keinginannya untuk berhenti berdakwah.

"Terakhir ketemu 21 April lalu di acara beliau yang digelar istrinya. Saya peluk beliau dan saya nangis. Dia (Uje) bilang terusin dakwah. Saya enggak boleh berhenti dakwah, harus lanjutin dakwah," ujar Ustd Solmed saat ditemui di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Jumat (26/4) siang.

Ditambahkan Ustad Solmed, bahwa saat terakhir bertemu dengan Almarhum dirinya diberikan sebuah cincin dan peci dari Ustad Jeffy.

"Saya waktu itu nangis saat dengar dia bicara sudah lelah dan ingin berhenti berdakwah. Saat itu saya dikasih cincin sama Peci," ujarnya sambil meneteskan air mata.

Lebih lanjut suami April Jasmine itu menjelaskan bahwa keinginan dan pemberian cincin dan peci itu merupakan suatu isyarat. Saat itu Ustad Solmed mengaku sudah melihat suatu yang berbeda dari diri Uje.

"Memang berbeda apalagi saya lihat wajahnya, karena sudah lama enggak lihat dia," kenang Ustad Solmed.

Penulis: Chairul Fikri