Louisa Kusnandar dan Trasuri peserta The Amazing Race Asia dari Indonesia.

Fan Amazing Race Asia Apresiasi Louisa dan Treasuri

The Amazing Race Asia.

Fan Amazing Race Asia Apresiasi Louisa dan Treasuri

Jakarta - Meski tidak keluar sebagai juara dalam ajang The Amazing Race Asia (TARA) musim kelima, tim Indonesia yang terdiri dari Louisa Kusnandar dan Treasuri Tamara, mendapat apresiasi positif dari fan acara tersebut. Perjuangan dan usaha keras keduanya dinilai sangat luar biasa dalam mewakili Indonesia di ajang tersebut.

Apresiasi tersebut diwujudkan para fans TARA dalam acara Meet and Greet bersama Loiusa dan Treasuri di Jakarta, Minggu (8/1).

Dalam acara tersebut, sekitar 50 fan TARA berkumpul untuk bertemu dan memberikan apresiasi kepada Louisa dan Treasuri. Mereka bahkan dengan antusias ingin mengetahui berbagai cerita yang telah dialami oleh kedua sahabat itu selama belomba.

Sesekali mereka bahkan melontarkan pujian dan rasa kagum terhadap perjuangan yang dilakukan oleh Louisa dan Treasuri. Bahkan, acara yang berlangsung hampir selama kurang lebih tiga jam tersebut juga menjadi ajang mereka untuk berfoto bersama.

Koordinator meet and greet, Airlangga, mengatakan, fan TARA Indonesia sudah ada sejak musim pertama acara tersebut, yaitu pada 2006-2007. Kala itu, Indonesia diwakili oleh Mardi dan Marsio.

Kala itu, kata Airlangga, fans TARA tergabung dalam forum yang disediakan oleh AXN. Namun, seiring dengan waktu dan sempat tidak diadakannya TARA hampir selama enam tahun, fans tersebut akhirnya berkurang dan tidak lagi aktif.

"Tapi setelah TARA hadir lagi pada 2016, kami kembali berkumpul. Kami sering mengadakan nonton bareng," ungkap Airlangga.

Hal itu, lanjut Airlangga, karena para fan menilai usaha serta kerja keras Louisa dan Treasuri sangatlah luar biasa. Keduanya sangat serius dan fokus dalam menjalani berbagai tugas dan tantangan yang hadir disetiap babaknya. Terlebih, keduanya sering mengatakan usaha dan kerja keras yang keduanya lakukan demi Indonesia. Setelah lomba selesai, akhirnya para fan pun ingin bertemu untuk memberikan apresiasi kepada keduanya karena usaha dan kerja keras yang telah dilakukan dalam ajang tersebut.

"Kami sangat salut Louisa dan Treasuri berani dan segila itu dalam mengikuti perlombaan demi Indonesia," jelasnya.

Menurut Airlangga, fan TARA yang datang dalam acara meet and greet tersebut diluar dugaannya. Apabila awalnya ia hanya menyangka akan dihadiri 20 orang dan hanya akan ngobrrol dengan Louisa dan Treasuri dalam satu meja, ternyata animonya sangat luar biasa dan mereka ingin bertemu dengan keduanya.

"Akhirnya, tercatat ada sekitar 50 orang yang datang. Bahkan, para fan bukan hanya datang dari sekitar Jabodetabek, tapi juga Bandung, Banten, hingga Malaysia," kata Airlangga.

Sementara itu, Loiusa mengaku terkejut dan tdak menyangka dengan animo dari para fan TARA tersebut. Ia mengatakan, acara meet and greet tersebut merupakan murni inisiatif dari fan sendiri.

Louisa pun tidak menyangka banyak masyarakat Indonesia yang menonton acara tersebut dan mendukunng mereka selama perlombaan. Hal itu merupakan sebuah dukungan yang luar biasa, terlebih masyarakat Indonesia mengeri bahwa mereka telah berjuang sekuat tenaga dalam membawa nama Indonesia di perlombaan tersebut.

"Pada acara meet and greet ini seperti closing ceremony atau farewell bagi kami. Kami senang berbagi cerita selam berlomba dan bahkan banyak yang mendatangi kami sekedar mengucapkan terimakasih. Mereka sangat mengapresiasi kerja keras kami selama bertanding. Ini merupakan luar biasa bagi kami," ujar Louisa, yang juga merupakan presenter Beritasatu TV ini.

Sebagai informasi, Treasuri dan Louisa tereliminasi di episode kedelapan dan gagal masuk dalam babak final TARA musim kelima. Keduanya menjadi yang paling terakhir mencapai pit stop setelah mendapatkan dua rintangan tambahan dari tim lawan, yaitu yield dan u-turn.

Padahal, mereka merupakan tim favorit dan unggulan yang diperkirakan akan menjadi pemenang di musim tersebut. Mengingat keduanya berhasil menduduki posisi pertama empat kali dari sembilan babak di pit stop.

Sedangkan gelar juara TARA musim kelima dimenangkan oleh tim mantan Ratu Kecantikan Filipina, Parul Shah dan Maggie Wilson Consunji.



Investor Daily

Indah Handayani/FER

Investor Daily