Tuduh Polisi Aniaya Putranya, Jeremy Thomas Lapor Propam

Aktor Jeremy Thomas (Kharina Triananda/BeritaSatu.com)

Oleh: Farouk Arnaz / HA | Senin, 17 Juli 2017 | 15:11 WIB

Jakarta — Dugaan pemukulan dan penyekapan putra artis senior Jeremy Thomas, Axel Matthew, oleh oknum anggota Satuan Reserse Narkoba Polres Bandara Soekarno-Hatta, di sebuah hotel di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Sabtu (15/7) kemarin berbuntut panjang.

Kasus ini menurut polisi berasal dari info adanya seorang penumpang pesawat terbang dari Kuala Lumpur menuju Jakarta yang ditangkap pihak Bea Cukai karena membawa sekitar 1.000 butir pil Happy Five dan dipesan anak Jeremy.

Yakin anaknya tak terlibat dan justru menjadi korban pemukulan aparat, Jeremy pun melapor ke Propam Mabes Polri.

”Ini brutal dan maniak dan akan saya protes sebagai orang tua. Axel nggak mengaku dan nggak bisa dibuktikan tuduhan itu lalu dilakukan pemaksaan oleh mereka,” kata Jeremy saat melapor, Senin (16/7).

Faktanya, Jeremy melanjutkan, anaknya itu tak terlibat dan tidak ada narkoba padanya, namun dipaksa mengaku dengan kekerasan dan todongan pistol.

”Dia (Axel) bilang, 'saya enggak ada apa apa, saya clear'. Tapi akhirnya dipukulin. Saat sadar Axel memang nggak punya apa-apa lalu dilepaskan dengan kondisi putra saya (babak belur) yang seperti ini,” imbuhnya.

Soal kemungkinan ada pesanan itu, Jeremy mengatakan bisa jadi karena ada teman Axel yang kenal dari kecil. Teman itulah yang mungkin HP-nya diambil dan di sana ada nomor HP Axel lalu Axel dipancing-pancing.

Saat menyelamatkan anaknya itu Jeremy ditemani penyidik Jatantras Polda Metro Jaya yang lalu menyarankan supaya Axel divisum. Hasilnya Axel terlihat luka di lutut, punggung, kepala, rusuk, dan seluruh muka.

”Semua parah. Ini penyiksaan. Ini brutal sekali. Yang ngeroyok total empat, dalam ruangan ada delapan. Barang diambil sepatu, ikat pinggang, iPhone, sama dompet. Ada indikasi konspirasi antara oknum tersebut dengan manajemen hotel Kristal, menutupi keberadaan anak saya,” lanjutnya.

Maka tak hanya melaporkan oknum polisi bandara tapi dia juga berencana memidanakan manajer dan security hotel yang menurutnya terlibat melakukan pembiaran penyekapan ini. Apalagi oknum polisi itu sempat melepaskan tembakan sehingga pasti didengar, ujarnya




Sumber: BeritaSatu.com
ARTIKEL TERKAIT