Tora Sudiro Jalani Detoksifikasi di RSKO

Kepala Satuan Narkoba Polres Jakarta Selatan komisaris polisi Vivick Tjangkung (dua kanan), menunjukan barang bukti obat keras bersama Pekerja seni yang menjadi tersangka kepemilikan obat tersebut, Tora Sudiro (dua kiri), saat rilis kasus di Mapolres Jakarta Selatan, Jumat 4 Agustus 2017 (BeritaSatu Photo/Joanito De Saojoao)

Oleh: Chairul Fikri / FER | Selasa, 8 Agustus 2017 | 17:45 WIB

Jakarta - Penyidik Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Selatan, membawa aktor Tora Sudiro untuk menjalani pengobatan, ke Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO) Cibubur, Jakarta Timur.

Psikiater RSKO Cibubur, dr Carla Lusikooy, mengatakan, setelah menjalani serangkaian pemeriksaan fisik, yang bersangkutan (Tora Sudiro) akan menjalani proses detoksifikasi.

"Hal ini bertujuan untuk melihat seberapa besar pengaruh obat-obatan terlarang yang sudah digunakakannya. Dengan metode ini, kita berharap racun yang ada selama ini bisa hilang, sebelum nantinya yang bersangkutan akan menjalani terapi," ungkap dr Carla, Selasa (8/8).

Lebih lanjut, dr Carla mengatakan, walaupun belum ada hasil pasti dari assement di BNN, yang bersangkutan untuk sementara akan tinggal dan menjalani perawatan di RSKO.

"Untuk saat ini, yang bersangkutan akan tinggal disini sambil kita menunggu assesement dari BNN. Nanti setelah hasilnya keluar, maka kita baru menentukan metode apa yang cocok selama menjalani rehabilitasi disini," tambahnya.

Selama menjalani proses rehabilitasi di RSKO, lanjut dr Carla, Tora tidak boleh ditemui oleh siapapun termasuk keluarganya. Pihak RSKO hanya memperbolehkan Mieke Amalia sebagai istri untuk menemui Tora selama menjalani proses rehabilitasi berlangsung.

"Kalau di sini, siapapun tidak boleh datang kecuali keluarga yang memang diberikan izin. Kecuali, kalau kita panggil keluarga untuk konseling. Artinya, kita ingin mendapatkan informasi rinci dari pihak keluarga. Namun, hal itu bukan dalam bentuk visit pasien. Selama menjalani proses rehabilitasi, Tora hanya diperbolehkan bertemu 2-3 kali dalam seminggu dengan istrinya," tambah dr Carla.




Sumber: BeritaSatu.com
ARTIKEL TERKAIT