Prihatin Nasib Eks Atlet, Reza dan YOI Beri Bantuan

Reza Artamevia bersama Perwakilan YOI, Bambang Asmarabudi saat menyerahkan bantuan peralatan Rumah Tangga dan uang tunai kepada mantan Atlet, Abdul Rozak yang menjadi Peraih Medali Emas di ajang ASIAN GAMES 1986. (BeritaSatu Photo/Chairul Fikrie)

Oleh: Chairul Fikri / HA | Selasa, 12 September 2017 | 04:09 WIB

Jakarta - Artis dan penyanyi senior Reza Artamevia merasa prihatin dengan nasib para mantan atlet nasional yang hidup sederhana dan serba kekurangan.

Bersama Yayasan Olahragawan Indonesia (YOI), wanita berusia 42 tahun itu melakukan aksi sosial dengan mengunjungi mantan atlet Taekwondo Nasional perebut medali Emas Asian Games 1986 di Seoul, Abdul Rozak, Senin (11/9).

Tak hanya mengunjungi mantan atlet asal Papua itu, Reza beserta perwakilan YOI juga memberikan bantuan berupa peralatan rumahtangga seperti seperangkat sofa, ricecooker, kulkas, kipas angin, dan uang tunai kepada Abdul sebagai penghargaan atas dedikasinya kepada bangsa dan negara.

"Senang sekali saya bisa ikut peduli seperti ini. Kalau nyanyi merupakan bagian hidup saya, kalau charity kepada mantan atlet ini menjadi sesuatu hal yang baru dan penyemangat hidup saya," kata Reza di kediaman Abdul, Komplek Bojong Depok Baru Gaperi 2, Bojong Gede, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

"Senang karena bisa berbagi rasa dan peduli dan kedatangan saya beserta rombongan dari YOI ini sebagai wujud apresiasi kita sebagai anak bangsa kepada para pahlawan kita di dunia olahraga yang belakangan memang kurang diperhatikan oleh pemerintah."

Ditambahkan Reza dirinya prihatin dengan nasib para pejuang olahraga seperti Abdul yang di usia senjanya kurang diperhatikan oleh pemerintah. Padahal jasa para pejuang olahraga di pentas olahraga sudah tak diragukan lagi.

"Kita memang prihatin dengan nasib para mantan olahragawan yang nasibnya ini kurang diperhatikan seperti pak Abdul Rozak ini. Padahal beliau ini kan sudah mengharumkan nama bangsa di pentas olahraga tingkat ASEAN dan juga tingkat Asia," ujarnya.

"Dengan aksi seperti ini kita harapkan ke depan akan ada lagi perhatian dari pemerintah kepada para mantan olahragawan sehingga mereka enggak lagi perlu memikirkan nasib mereka ketika sudah tak aktif lagi sebagai seorang atlet. Ini perlu dilakukan agar prestasi di Indonesia dibidang olahraga bisa meningkat, karena olahragawannya nggak perlu lagi mengurusi perutnya kala nanti mereka sudah pensiun."

Reza mengaku sering melihat tayangan olahraga kala dirinya masih muda dan menurutnya prestasi para olahragawan dulu lebih bagus ketimbang saat ini. Namun sayangnya secara ekonomi, mereka seakan dilupakan meski dahulu mereka mengharumkan nama bangsa.

"Waktu diajak ketemu pak Abdul Rozak saya sangat senang, karena memang dahulu saya sering melihat tayangan olahraga waktu beliau menjadi atlet di Asian Games di Seoul, Korea Selatan tahun 1986 dan masih teringang dalam kuping saya beliau berhasil mengumandangkan lagu Indonesia Raya dengan meraih medali emas dan menjadi satu-satunya atlet yang meraih medali emas di ajang Asian Games Tahun 1986. Dan dengan kegiatan yang diprakarsai oleh YOI ini saya berharap pemerintah ke depan memberikan perhatian kepada para mantan atlet agar mereka bisa terus berprestasi," tandasnya.

Sementara itu, Abdul mengaku sangat terharu dengan kedatangan Reza dan perwakilan YOI yang peduli kepada dirinya meski kini dirinya sudah tak aktif menjadi seorang atlet.

"Senang banget pastinya mendapat perhatian seperti ini. Tentunya untuk ke depan saya makin semangat mendedikasikan saya untuk Indonesia, meski pemerintah belum peduli. Semoga dengan ini pemerintah kita mau peduli dengan nasib kami para mantan olahragawan di usia senjanya," kata Abdul.




Sumber: BeritaSatu.com
ARTIKEL TERKAIT