Sha Ine Febriyanti Jadikan Seni sebagai Kewajiban

Sha Ine Febriyanti. (BeritaSatu Photo/Dina Fitri Anisa)

Oleh: Dina Fitri Anisa / FER | Selasa, 10 Oktober 2017 | 16:17 WIB

Jakarta - Nama Sha Ine Febriyanti atau yang akrab disapa Ine, merupakan seorang pekerja seni, aktris teater, film sekaligus sutradara ternama di Indonesia. Baginya, seni sudah menjadi bagian hidup yang tidak dapat dipisahkan.

Menurut wanita pemenang nominasi Aktris Terbaik Indonesian Movie Actors (IMA) Awards 2016 ini, seni adalah pintu yang lebih mudah dalam proses belajar anak. Ine menceritakan pengalamannya, saat kecil sang ibu sering mendongeng untuknya. Alhasil, ia pun membuat sebuah film berdasarkan cerita yang ibunya berikan.

"Itu sangat melekat dan inspirasi sekali bagi saya. Anak tidak selalu harus belajar eksak. Melalui seni, mereka bisa belajar apapun. Contohnya, dalam musik anak bisa belajar matematika, dalam teater ada ilmu sosial dan dalam bernyanyi, anak bisa belajar bahasa Inggris. Itu semua implementasi langsung. Jadi aku pikir, seni itu kalau ditinggal juga akan bahaya sekali," ungkapnya.

Meski demikian, Ine sendiri tidak memaksan ketiga buah hatinya, Aisha Nurra Datau (13), Zeyn Arsa Datau (12) dan Amanina Aliyya Sahata Datau (9) untuk mengikuti jejak karirnya menjadi seniman. Dirinya hanya mengenalkan seni dan memberi wadah berekspresi untuk anak-anaknya.

"Ketiga anak saya tidak ada yang memiliki bakat seni sejak kecil. Saya memiliki tanggung jawab untuk mengenalkan seni. Ketika anak-anak sudah mengenalnya, saya pun membebaskan anak-anak untuk memilih apa yang mereka suka," ungkap Peraih beasiswa Asian Film Academy (2012) di Busan, Korea Selatan

Benar saja, mengajarkan seni tanpa paksaan Ine kepada anak-anaknya membuahkan hasil. Anak pertamanya, Aisha masuk dalam nominasi Pemeran Anak Terbaik Festival Film Indonesia (FFI) 2017 dalam film Iqro: Petualangan Meraih Bintang. Kabarnya pula, dalam waktu dekat Aisha mendapatkan tawaran untuk syuting di Prancis.




Sumber: Suara Pembaruan
ARTIKEL TERKAIT